CANTUMKAN SUMBERNYA JIKA MENGGUNAKAN GAMBAR ATAU ARTIKEL DARI BLOG INI - HORMATI HAK CIPTA ORANG LAIN.

Rabu, 31 Desember 2014

172 Pesilat Serbu Palembang Indah Mall

172 Pesilat Serbu Palembang Indah Mall
Sekretaris IPSI kota Palembang, Ir Syarifudin Baqo menyerahkan keris (simbol dimulainy acara) kepada Yanto, perwakilan dari Hafisz Tohir disaksikan Ketua Panitia Adi Apriansyah SE, Ketua IPSI Kota Palembang, Ir Wiratama Yudha, dan Ahmad Yani, Jumat (26/12/2014) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-
Sebanyak 172 pesilat dari 22 perguruan di kota Palembang menyerbu Palembang Indah Mall,  Jumat (26/12/2014) pukul 11.00. Mereka mengikuti Kejuaraan Pencaksilat Hafisz Tohir Cup se-Kota Palembang yang berlangsung 26-28 Desember mendatang.
Hadir dalam pembukaan ini, Perwakilkan dari Hafisz Tohir, Yanto, Ketua Harian Pengprov IPSI Sumsel HM Akib yang mewakili Ketum IPSSI Sumsel H Ishak Mekki, Sekretaris IPSI Kota Palembang Ir Syarifudin Baqo, 172 atlet peserta dan perwakilan dari perguruan tinggi di kota Palembang.
Ketua Panitia Adi Apriansyah SE mengatakan, kegiatan ini sebagai ajang untuk meningkatkan kualitas atlet dan menambah jam terbang mereka berkompetisi.
"Tujuannya untuk menjaring atlet dari kota Palembang, ajang pembinaan pencak silat di kota Palembang, menjalin silaturahmi antar perguruan tinggi, sesama pelatih dan atlet di Palembang. Untuk itu kami ucapkan termakasih kepada bapak Hafisz Tohir yang mensupport acara ini," jelas Adi Apriansyah.
Ketua Umum IPSSI Kota Palembang, M Wiratama Yudha ST mengatakan, dengan adanya kompetisi ini, maka atlet di kota Palembang bisa mengukur kemampuannya setelah mengikuti latihan dalam waktu yang lama."Ini untuk menjaring bibit atlet pencaksilat di kota Palembang. Karena kami lihat selama ini kita minim kompetisi, dengan digelarnya kejuaraan Hafisz Tohir Cup ini akan membangkitkan gairah atlet dan pembinaan di kota Palembang," jelasnya.
Hadir dalam pembukaan ini, Perwakilkan dari Hafisz Tohir, Yanto, Ketua Harian Pengprov IPSI Sumsel HM Akib yang mewakili Ketum IPSSI Sumsel H Ishak Mekki, Sekretaris IPSI Kota Palembang Ir Syarifudin Baqo, 172 atlet peserta dan perwakilan dari perguruan tinggi di kota Palembang.
Syarifuddin Baqo memberikan apresiasi atas perhatian dari Hafisz Tohir yang bekerja sama dengan IPSI Kota Palembang, sehingga terselenggaranya acara ini. Ia menilai dengan digelarnya ajang ini dan dipusatkan di PIM, maka tradisi pencak silat bisa dipertahankan. Ini juga bagian dari agenda IPSI Palembang yang selaras dengan program Pengprov IPSI Sumsel dan PB IPSI.

Senin, 22 Desember 2014

Ishak Mekki Resmikan Laga Pencak Silat AUG 2014


RMOL. Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Ishak Mekki secara resmi membuka Gelanggang Pertandingan Pencak Silat Asean University Games 2014, Selasa (16/12) kemarin di Graha Serbaguna Jakabaring Palembang. 

Acara pembukaan ini ditandai dengan pemukulan gong oleh wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki.

Hadir dalam kesempatan ini Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia yang diwakili Mayjen. Purn H Nachrowi Ramli. Sementara negara peserta diantaranya Indonesia, Laos, Singapura, Thailand, Brunei Darusalam, Malaysia dan Vietnam.

Wagub Ishak Mekki dalam sambutanya mengucapkan selamat bertanding bagi negara peserta dengan menjunjung tinggi sportifitas. Olahraga pencak silat merupakan budaya asli indonesia yang dapat menumbuhkan karakter bangsa yang kuat. 

"Selamat bertanding bagi negara peserta dengan selalu menjunjung tinggi sportifitas," ngkapnya.

Setelah pembukaan dilanjutkan dengan pertandingan Final kategori ganda putra dan regu putri. untuk kategori pencak silat Seni Regu Putri dimenangkan Indonesia, Juara kedua Vietnam dan Ketiga Malaysia. Penyerahan medali dilakukan langsung Wagub Ishak Mekki.

Sementara pada pembukaan ini dilakukan juga penampilan pencak silat dari perguruan Dikapasita, Setia Hati Terate, Belibis Putih Putra Betawi, dan Perguruan Pencak Silat Himpunan Seni Indonesia. [rel] 

Sabtu, 15 November 2014

Pencak Silat Madu Bunga Mayang

Image result for Pencak Silat Madu Bunga Mayang
Logo Perguruan

Beladiri silat sungkai bunga mayang di sebut dengan pencak silat madu bunga mayang yang mulai dikembangkan oleh bapak cik aman dan ratu bangsawan beserta kawan-kawannya disribasuki kotabumi lampung utara tepat di rumah bapak ibrohim.

Cikal bakal pencak silat madu bunga mayang bersumber dari bapak raja hukum kumbok/bengkel yang mengajarkan penck silat aliran muara laboh di negararatu sungkai utara kabupaten lampung utara kira-kira tahun 1975 s/d tahun 1980; yang di ikuti oleh beberapa murid dan bahkan banyak dari murid beliau adalah memang para guru pencak silat yang telah ternama namun masih ingin menimba ilmu jurus dan isi dari perguruan silat tauhid (ini nama dari perguruan silat yang asli cikal bakal dari pencak silat madu bunga mayang).

perguruan pencak silat madu bunga mayang telah menghasilkan banyak murid yang tersebar kemana-mana hampir diseluruh wilayah tanah air indonesia terutama wilayah lampung, palembang, jawa barat, dki dan propinsi lainnya.

Disini pemilik bloger ingin menuliskan beberapa jurus tangkap/buang dari pencak silat madu bunga mayang, yang dapat kami kutif walau pun tidak sebagai mana susunan yang sebenarnya namun pada intinya jurus tangkap/buang tersebut tetap sama.

Jurus tangkap dan buang (silat tauhid)
silat madu bunga mayang
aliran muara laboh

Latihan dasar :
1.    Langkah (kuda-kuda)
2.    Gucuh (sodok)
3.    Sipak/acung (tendang)
4.    Acung samping
5.    Tumbur
6.    Siku
7.    Siku tengah
8.    Siku patah
9.    Pecut
10.  Pukul
11.  Langkah susun
12.  Gucuh susun
13.  Sipak/acung susun
14.  Gunting
15.  Gunting sodok

Latihan inti :
1.    Gilek
2.    Gilek dalam kanan/kiri
3.    Gilek luar kiri/kanan
4.    Dalam kanan/kiri belakang
5.    Luar kiri/kanan belakang

Dan masih ada latihan lanjutan yang sudah di program oleh perguruan silat ini,

pelaksanaan mencapai keahlian diperlukan :
A. Keimanan/keyakinan yang tinggi dan toleransi
B. Keuletan/kesungguhan berlatih dan kesabaran jiwa
C. Kesempatan/kecepatan/refleks dan ketrampilan


Sumber : http://satrianet57.blogspot.co.id/

Sabtu, 12 April 2014

Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS.PI) Kera Sakti


SEJARAH PERGURUAN IKS.PI KERA SAKTI

Perguruan IKS.PI KERA SAKTI ini adalah sebuah Perguruan yang mengajarkan  KUNG – FU atau KUNTAUW ( Istilah Bhs. Hokkian yang populer di Indonesia ), yaitu seni bela diri tradisional rakyat China dari DARATAN TIONGKOK, dan mengajarkan JURUS KERA ALIRAN SELATAN & UTARA atau dalam istilah Chinanya disebut NAN PIE HO JIEN ( Bhs. Nasional ) atau LAM PAK KAUW KUN ( Bhs. Hokkian ).

Pertama kalinya  Perguruan ini didirikan di MADIUN, pada tanggal 15 Januari 1980 dengan Izin P & K Madiun Nomor : 183/II04.3/L.4/80/SK. Adapun PENDIRI  Perguruan IKS.PI KERA SAKTI ini yaitu R. TOTONG KIEMDARTO, Putra dari Bp. RM. SENTARDI dan Ny. OEY KIEM LIAN NIO.

Aslinya Perguruan ini hanya bernama IKATAN KELUARGA SILAT ( Disingkat IKS )  ” PUTRA INDONESIA ”, yang maksudnya IKS = Berpengharapan supaya siswa dan siswinya yang latihan di perguruan menjadi suatu keluarga melalui seni beladiri dalam arti persaudaraan.

Adapun PUTRA INDONESIA maksudnya adalah meskipun Kung-Fu dari Perguruan ini merupakan kebudayaan asing / barang import akan tetapi organisasi yang menjadi wadahnya didirikan di Indonesia.
http://ikspi-uinplg.blogspot.co.id/

Sekitar Tahun 1983, perguruan ini diberi TAMBAHAN NAMA BARU dibelakang IKS.PI yaitu KERA SAKTI, maksudnya = karena perguruan ini mengajarkan Jurus/ Kung-Fu Kera. Tetapi sebenarnya masalahnya adalah karena murid – murid dari perguruan ini lebih dikenal dimasyarakat luar bukan sebagai murid perguruan IKS,PI tetapi murid dari perguruan kera. Bahkan banyak yang salah menafsirkan dengan menyebut murid – murid IKS.PI dalam pengertian yang lain. Jadi penambahan nama itu hanya berfungsi untuk MEMUDAHKAN PENGENALAN dan TERDENGAR LEBIH MENGENA, sesuai dengan bentuk dari perguruannya sendiri.

Nama Kera Sakti itu sendiri diambil dari Nama SUN GO KONG / KAUW CE THIAN ( Artinya KERA SAKTI ), yaitu Raja Kera dari Gunung HWA KO SAN didalam Legenda Tiongkok Kuno yang terkenal cerdik, perkasa dan pernah mengacau Kahyangan / Langit   ( Cerita tentang SEE YU / SUN GO KONG ini pernah disalin dalam cerita serial Bahasa Jawa  di Majalah Jayabaya yang berjudul SANG PRAJAKA/ SERAT PANGRUWATING BAPA KISTA ).

Diatas sudah dikatakan bahwa perguruan ini dari aliran NAN PIE HO JIEN artinya NAN = Selatan,  PEI = Utara, HO = Kera, JIEN = Jurus / Kung – Fu. Maksudnya adalah Perguruan ini mengajarkan Kung-Fu dari Jenis Jurus Kera yang mengkombinasikan Tinju Selatan dan Tendangan Utara sebagai kiblat gayanya.

Menyinggung soal jenis gerakan Jurus pada Kung fu itu sendiri, terdiri dari bermacam – macam jenis : Kung-Fu Kera, Bangau, Harimau, Thay Kek Kun dsb, demikian juga tentang perguruan – perguruan yang mengajarkan jurus – jurus tersebut diatas, banyak sekali macamnya di Tiongkok seperti Perguruan Shaolin Pay, Bu Tong Pay, Kun Lun Pay, dsb, mengenai Jurus Kera itu sendiri , meskipun terdapat gerakan – gerakan yang aneh dan lucu ( pada pelajaran tk. Menengah dan lanjutan ) tetapi sesungguhnya mengandung serangan yang membahayakan, penuh tipu muslihat, curang dan kejam sesuai dengan sifat binatang kera itu sendiri, sehingga mampu bertanding dalam segala posisi ( Main bawah, main atas , bantingan dsb ). Untuk itu bagi para siswa yang ingin mempelajari sampai sempurna harus mempunyai PHISIK YANG KUAT, GESIT DAN LENTUR, karena Kung-Fu yang asli sesungguhnya mempunyai hubungan erat dengan AKROBAT.
http://ikspi-uinplg.blogspot.co.id/

Sedangkan TINJU SELATAN itu maksudnya adalah Gaya Silat dari Daerah PROPINSI HOKKIAN yang mengutamakan permainan tangan, bantingan , main bawah. Hal ini terjadi karena pada umumnya penduduk didaerah Hokkian hidupnya didataran rendah dan bekerja sebagai petani atau nelayan, yang lebih mengutamakan fungsi tangan daripada kakinya, biasanya Jago – jago Kung-Fu dari daerah ini mempunyai TANGAN YANG KERAS dan KUDA – KUDA KAKI YANG KOKOH.

Kalau TENDANGAN UTARA itu maksudnya adalah gaya silat dari daerah Propinsi Shantung, yang mengutamakan tendangan tinggi dan meloncat. Hal ini menjadi kebalikan dari daerah Selatan, sebab penduduk di Shantung hidup didataran tinggi / pegunungan sehingga kaki memegang peranan penting. Jago – jago silat dari daerah tersebut pada umumnya memiliki TENDANGAN YANG TINGGI, LINCAH DAN KAKINYA LEMAS / LENTUR SEPERTI KARET, yang bisa diputar atau ditekuk untuk mendesak lawan dengan tendangan.

Berhubung kedua macam Gaya Silat ini menjadi Kiblat hampir semua perguruan kungfu di Tiongkok , dan masing – masing mempunyai keistimewaan sendiri – sendiri, maka Perguruan IKS.PI KERA SAKTI berusaha menggabungkan kedua gaya itu dalam jurus – jurusnya, contoh : dalam Jurus Kera perguruan ini ada Tendangan Melingkar Diudara      ( THIAN SAO ), tetapi ada juga Tendangan Melingkar Dibawah  ( SIANG HO SAO ), yang pertama merupakan ciri gaya Shantung dan yang kedua adalah gaya dari Hokkian.

Sesungguhnya belajar Kung – Fu ( KUN ) itu tidak gampang masalahnya :
1. Sifatnya tertutup ( Jarang disebarkan untuk umum )
2. Menjadi Monopoli Bangsa China yang hanya diajarkan untuk keluarga, famili atau teman dekat .
3. Jumlah Murid yang dibatasi.
4. Murid yang baru berlatih langsung diberi latihan – latihan yang berat sehingga jarang ada yang melanjutkan.
5. Banyak yang dibawa pemiliknya keliang kubur, tanpa meninggalkan ahli waris dan catatan untuk generasi yang akan         datang.

Untuk itu dengan cita-cita agar Kung-Fu TIDAK PUNAH, maka R. TOTONG KIEMDARTO memberanikan diri untuk mengenalkannya kepada masyarakat dengan bekal yang pernah didapatnya dari SUHU_SUHU KUNTAUW yang pernah membimbingnya tentang Kung-Fu.
http://ikspi-uinplg.blogspot.co.id/

Hanya saja karena zaman sudah berbeda, maka pelajaran Kung-Fu yang diajarkan kepada masyarakat diadakan PERUBAHAN atau PENAMBAHAN YANG DISESUAIKAN DENGAN PERKEMBANGAN ZAMAN dan SELERA MASSA walaupun TEKNIK-TEKNIK KUNG-FU BAGIAN INTI YANG ASLI TIDAK DITINGGALKAN.
Materi Perguruan
Didalam metode latihan perguruan ini, terdapat 5 tahapan penting untuk mencapai tingkatan tertinggi dari Perguruan Seni Ilmu Beladiri Kung Fu IKS.PI. Kera Sakti, yaitu :
1. Tingkat dasar I sabuk hitam dengan lama latihan 6 bulan.
2. Tingkat dasar II sabuk kuning dengan lama latihan 6 bulan.
3. Warga tingkat I sabuk biru dengan lama latihan 1 tahun.
4. Warga tingkat II sabuk merah.
5. Warga tingkat III sabuk merah strip emas.


I. Materi Latihan Tingkatan Dasar I Sabuk Hitam
Untuk latihan awal siswa tingkatan dasar I harus melewati 3 tahapan penting didalam latihan, yaitu :
· Tingkatan awal, yaitu materi latihan dimana siswa mulai mempelajari gerakan dasar perguruan.
· Tingkatan menengah, yaitu materi latihan dimana siswa mulai mempelajari gerakan lanjutan.
· Tingkatan akhir, yaitu materi latihan dimana siswa akan diuji untuk melanjutkan ke tingkatan dasar II.

Adapun materi yang diberikan adalah :
- Teknik Senam Pelemasan dan Yoga
- Teknik Dasar Pukulan dan Tendangan
8 teknik dasar pukulan
5 teknik dasar tendangan
3 teknik dasar tangkisan
3 teknik dasar kelitan

- Teknik Dasar Pernafasan
3 teknik dasar pernafasan Chi Kung

- Teknik Dasar Pengembangan Jurus
teknik dasar jurus kuda kuda Bhesi
3 teknik dasar jurus pengembangan Way Jien
3 teknik dasar jurus kombinasi Toan Ta

3 teknik dasar jurus bantingan San So

II. Materi Latihan Tingkatan Dasar II Sabuk Kuning
Untuk latihan awal siswa tingkatan dasar II harus melewati 3 tahapan penting didalam latihan, yaitu :

1. Tingkatan awal, yaitu materi latihan dimana siswa mulai mempelajari gerakan dasar lanjutan perguruan.
2. Tingkatan menengah, yaitu materi latihan dimana siswa mulai mempelajari gerakan lanjutan.
3. Tingkatan akhir, yaitu materi latihan dimana siswa akan diuji untuk melanjutkan ke warga tingkat I.

Adapun materi yang diberikan adalah :
- Teknik Senam Pelemasan dan Yoga
- Teknik Dasar Pukulan dan Tendangan
8 teknik dasar tendangan

- Teknik Dasar Penafasan
2 teknik dasar pernafasan Chi Kung

- Teknik Dasar Pengembangan Jurus
2 teknik dasar jurus pengembangan Way Jien
2 teknik dasar jurus pengembangan toya
2 teknik dasar jurus kombinasi Toan Ta
3 teknik dasar jurus bantingan San So

III. Materi Latihan Warga Tingkat I Sabuk Biru
Untuk latihan awal warga tingkat I harus melewati 3 tahapan penting didalam latihan, yaitu :
1. Tingkatan awal, yaitu materi latihan dimana siswa mulai mempelajari gerakan perguruan yang lebih rumit.
2. Tingkatan menengah, yaitu materi latihan dimana siswa mulai mempelajari gerakan kombinasi.
3. Tingkatan akhir, yaitu materi latihan dimana siswa akan diuji untuk melanjutkan ke warga tingkat II.

Adapun materi yang diberikan adalah :
- Teknik Senam Pelemasan dan Yoga

- Teknik Dasar Pukulan dan Tendangan
5 teknik pukulan kombinasi lanjutan
5 teknik tendangan kombinasi lanjutan

- Teknik Dasar Penafasan
1 teknik dasar pernafasan Chi Kung

- Teknik Dasar Pengembangan Jurus
5 teknik dasar jurus pengembangan Way Jien

2 teknik dasar jurus kombinasi double stick
teknik pernafasan tenaga dalam

IV. Materi Latihan Warga Tingkat II Sabuk Merah
Untuk latihan bagi warga tingkat II lebih banyak mengacu kepada pengembangan, kecepatan dan refleksitas gerakan jurus maupun kombinasi namun kami meminta maaf karena materi yang diberikan tidak dapat kami sampaikan melalui media ini.

V. Materi Latihan Warga Tingkat III Sabuk Merah Strip Emas
Untuk latihan bagi warga tingkat III lebih banyak mengacu kepada pemantapan dari pengembangan, kecepatan dan refleksitas gerakan jurus maupun kombinasi namun kami meminta maaf karena materi yang diberikan tidak dapat kami sampaikan melalui media ini.

SERAGAM : Hitam lis putih

SENJATA : -

IKSPI KERA SAKTI DI PALEMBANG

berpusat di Lr Mandi Api KM 5 dan tersebar juga di beberapa tempat seperti di Kertapati, kenten, prumnas talang kelapa, Universitas Negeri Raden Fatah dan beberapa tempat lainnya.

Sumber : http://kerasaktipalembang.blogspot.co.id/

Video : Sumber youtube


Rabu, 02 April 2014

Perguruan Pencak Silat Rajawali Putih


Sejarah Perguruan

Perguruan Pencak silat Rajawali Putih Indonesia (RAPIN) merupakan warisan kebudayaan Indonesia. Pencak Silat Rajawali Putih Indonesia, Berasal dari daeraBanten oleh Bpk. Kh. H.Abdulah. Iya merantau ke Palembang pada Th 1975 di daerah Suka Maju, danTh 1980 diajarkan seni silat dan tenaga batin kepada seorang pemuda yang bernama Heriyanto dan Bpk. Herman S. Tenanga batin yang di ajarkan oleh Bpk. kh. H. Abdula antara lain seni olah napas (Pernapasan) yang bisa. Menahan pukulan benda keras berupa batu dan genteng dan Ilmu tenanga dalam Rajawali.

Kemudian Bpk. Kh. H.Abdula, kembali ke daerah banten Th 1987, dan Beliau pun meninggal dunia pada Th 1988 dalam usia 57 Th. Beberapa tahun kemudian Bpk. Herman S, menyusul Bpk. Kh. H. Abdulah berpulang keramattullah (Meninggal dunia) pada tahun 1990 berusia 48 Th. Dalam upaya untuk menggembangkan olah raga seni belah diri Pencak Silat sebagai warisan bangsa Indonesia  yang telah diajarkan oleh almarhun Bpk. Kh. H. Abdullah akan di kembangkan oleh Heriyanto sebagai guru besar sekaligus pendiri perguruan Pencak Silat Rajawali Putih Indonesia pada tanggal 01 Januari 1997 saudara Heriyanto mulai mengembangkan seni beladiri pencak silatnya kepada teman-temannya dan masarakat umum.


Didalam mengembangkan ilmunya Heriyanto mempunyai seorang murid yang bernama Susanto yang bisa diandal akan untuk mengembangkan ilmunya, Susanto kemudian mengembangkan perguruannya di wilaya Kab, Banyuasin pada Th. 1998, yang bermula di Desa Air Batu, kemudian perguruan pun berkembang di berbagai desa di Banyuasin, dan sekarang telah ada lima ranting di wilayah Banyuasin.

Arti Lambang adalah bundar berserta burung rajawali.
Terdiri atas beberapa warna yang mempunyai arti :
  1. Merah Putih : Mempunyai arti Jiwa pemberani dalam bertindak karena benar, serta mempunyai hati serta suci
  2. Lingkaran kuning : Mempunyai jiwa yang koko
  3. Lingkaran hijau : Kesuburan yang abadi
  4. Burung rajawali putih : melambangkan dalam penggunaan ngerak dan teknik pencak silat


JANJI PERGURUAN
Kami Anggota Perguruan Pencak Silat Rajawali Putih Indonesia Berjanji :
  1. Bertakwa kepada ketuhan yang mahaesa dan taat kepada orang tua.
  2. Demi tuhan yang mahapengasi lagi maha penyayang akan mematuhi peraturan perguruan.
  3. Ilmu yang kami peroleh dari perguruan Rajawali Putih Indonesia, Akan dipergunakan untuk membelah yang lemah.
  4. Akan menjujung tinggi nama perguruan dan mempunyai jiwa persatuan sesama saudara perguruan
  5. Ilmu yang ada pada kami akan dipergunaka untuk kebaikan dan tidak kami pergunakanuntuk kejahatan.
  6. Bila kami melanggar janji perguruan Pencak Silat Rajawali Putih Indonesia baik itu tertulismaupun lisan kami bersedia mendapat sangsi yang ditentukan oleh perguruan.


Profil
Nama Perguruan      : Rajawali Putih Indonesia
Tahun Berdiri            : 01 Januari 1997
Pendiri Perguruan    : Heriyanto
Dibawa Naungan      : IPSI ( IkatanPencakSilat Indonesia )
Kota                          : Palembang
Pusat Perguruan       : KentenSukaMaju
Alamat                       : Jl. MasjitTyoibtah Rt.04 Rw.02 No.260 Kota Palembang.
Cabang Perguruan    : KabupatenBanyuasin
Alamat            : JL.Palembang-Betung Km.27 Ds. Rejodadi Kac.Sembawa Kab.Banyuasin
  

                      

Pusat kepelatian       :    Ds. Rejodadi
Ranting Perguruan   :    1. SPP N SembawaKab.Banyuasin
                                       2. SMP N 1 SembawaKab. Banyuasin
                                       3. Ds. SukajadiKab. Banyuasin
                                       4. Ds. LimauKab. Banyuasin
                                       5. Ds. RejodadiKab. Banyuasin

Sumber : http://rajawaliputih-indonesia.blogspot.co.id/

Selasa, 11 Maret 2014

Jaga Budaya Jurus Beladiri, Pendekar Palembang Kumpul Bareng

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Tradisi budaya ilmu beladiri asli Palembang, hingga kini masih terjaga dengan baik. Terutama jurus-jurus beladiri yang sudah ada pada jaman Keraton Palembang Sriwijaya. Terbukti ratusan pendekar silat yang tergabung dalam Perguruan Olahraga Pencak Silat Sriwijaya (Popsri) Palembang Sumsel, berkumpul di lapangan Balai Pertemuan samping Kantor Walikota Palembang, Minggu (9/3/2013).

Dari pantaun Sripoku.com, ratusan pendekar silat yang berasal dari semua kalangan umur dan lapisan masyarakat, saling unjuk gigi menampilan jurus-jurus beladiri asli Palembang. Jurus-jurus tangan kosong dan jurus-jurus yang menggunakan senjata khusus beladiri, ditampilkan para pendekar dengan baik melalui gerakan yang teratur dan lincah.

Seperti jurus Naga Saung yang menggunakan dua pedang tajam, ditampilkan pendekar R Arifin dan pendekar Tuti Karyati dengan baik yang membuat masyarakat Palembang yang hadir takjub dengan jurus-jurus yang ditampilkan. Jurus Naga Saung bukan sembarang jurus. Jurus asli dari jaman Keraton Palembang yang dulunya dikenal jurus Petir Menyambr Bumi ini, menggunakan dua pedang yang satu pedangnya memiliki bobot 1 kg.

Sehingga pendekar yang menguasai jurus Naga Saung, bukan sembarang pendekar silat. Begitu juga dengan jurus lainnya yang merupakan jurus beladiri khas Palembang yakni jurus Harimau Menyusi Anak atau jurus Sembilan yang ditampil dengan tangan kosong.

"Jurus Harimau Menyusui Anak itu ada 98 gerakan. Jurus ini membutuhkan waktu sekitar tiga tahun untuk mengusasinya. Intinya kami dari pendekar Popsri, bukan hanya sekedar berolahraga beladiri diri, namun kami juga tetap menjaga budaya asli Palembang," ujar Kgs Azhari AK, selaku guru silat senior Popsri Palembang Sumsel.
Ketua Umum (Ketum) Popsri Palembang Sumsel Kemas H M Ali Zubir mengatakan, jurus-jurus yang dipelajari murni sebagai olahraga beladiri yang juga tergabung dalam IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia).

"Yang tergabung dalam Popsi memang disebut pendekar. Semua masyarakat dari semua umur bisa bergabung dengan Pospri untuk mempelajari budaya beladiri asli Palembang. Selama ini Popsri yang sudah berdiri sejak tahun 1970-an, selalu diundang pemerintah Palembang untuk tampil ke berbagai daerah di Indonesia sebagai langkah menjaga budaya khas Palembang," ujarnya.

Penulis: Welly Hadinata
Editor: Hendra Kusuma

Senin, 03 Februari 2014

Perguruan Pencak Silat Satria Mandiri


"Satria Mandiri". Satria Mandiri adalah salah satu perguruan Pencak Silat yang ada di Sumatera Selatan tepatnya berpusat di Palembang, walaupun perguruan Satria Mandiri ini tergolong perguruan baru namun prestasi yang telah didapatkan tidak bisa diragukan lagi. Untuk 2 bulan pertama sejak didirikannya perguruan ini saja, organisasi ini telah mengirimkan atlet-atlet pelajar untuk berlaga di kejuaraan tingkat daerah dan berhasil menyumbangkan medali untuk kontingen yang diwakilinya. sumber : http://mut-muci.blogspot.co.id/





Ujian saat kenikan tingkat sumber foto : http://merryyunisya.blogspot.co.id/
Video ; Sumber Youtube


Kamis, 02 Januari 2014

Kuntau Remban Rawas Ulu


Sumber : Youtube

Kuntau Remban berasal dari  desa di kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, Indonesia.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...