CANTUMKAN SUMBERNYA JIKA MENGGUNAKAN GAMBAR ATAU ARTIKEL DARI BLOG INI - HORMATI HAK CIPTA ORANG LAIN.

Sabtu, 29 Oktober 2016

DAERAH 200 Orang Perguruan Pencak Silat Satria Mandiri Palembang Ikuti Ujian Kenaikan Sabuk

BUANAINSUMSEL, PALEMBANG – Ujian kenaikan sabuk pencak Silat Satria Mandiri, cabang Palembang. Minggu 23 Oktober 2016, dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama (SMP), Negeri 8 Palembang, Jl. Urip Sumoharjo No.971, 2 Ilir, Ilir Timur. II, Kota Palembang.
Dewan Pembina Pengembangan Pencak Silat Satria Mandiri, Fadjri, S.Pd mengatakan yang mengikuti ujian kenaikan sabuk sebanyak 200 orang.
“Sabuk putih – kuning 100 orang, kuning biasa – kuning pelet 50 orang, kuning pelet – kuning hijau 50 orang,”kata Fadjri, minggu 23 Oktober 2016 di SMP Negeri 8 Palembang.
Dikatakan, kegiatan ujian dilepas Kepala SMK Pelayaran Sinar Bahari Palembang, Hasanuddin, S.Sos. Dihadiri Guru Besar Satria Mandiri,  Bapak Mansyur Achmad, Ketua Cabang Satria Mandiri, Bapak Drs. Herman Wijaya, M.Si, langsung membuka ujian kenaikan sabuk terbut.
Menurut Dewan pembina, tujuan berdiri Santria Mandiri di Palembang, untuk mendidik para generasi muda untuk Mandiri, disiplin, bertanggungjawab serta menghindari perbuatan nista dan barang-barang terlarang seperti narkoba.
Selanjutnya, sejak berdiri pencak silat Satria Mandiri enam tahun yang lalu, sudah 3 orang masuk dipentas Nasional, mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON), Jawa Barat (Jabar) 2016 yang lalu.
“Ada tiga orang yang sudah jadi atlet  Yessi Rosdiana, Rian Sazali dan Fikriadi,”pungkasnya.

Jumat, 28 Oktober 2016

Turnamen Pencak Silat H. Ishak Mekki Cup #Hari ke - 5

Putri : Himssi Vs Satria Mandiri di menangkan oleh Satria Mandiri



Putra : Asad VS Tapak Suci di menangkan oleh Tapak Suci

Hari ke 5 pertandingan untuk SD,SMP & SMA sudah memasuki babak Final, dan pada malam harinya turnamen pencak silat remaja H. Ishak Mekki ini di tutup langsung oleh Bpk. H. Ishak Mekki selaku ketua umum IPSI Sumatera Selatan.

Kamis, 27 Oktober 2016

Turnamen Pencak Silat H. Ishak Mekki Cup #Hari ke - 4

Putra SD : Bintang Selatan VS Naga Mas
Putra SMP : Asad VS Tapak Suci

Putra SMP : Satria Mandiri Vs Merpati Putih
Putri SMP : Himssi Vs Tapak Suci

Putra SMP : Kera Sakti Vs Satria Mandiri

Putri : Rajawali Putih Vs Tapak Suci
Putri SMP : Jayapraja cidomas Vs Jari Sakti

Hari ke 4 pertandingan untuk SD dan SMP sudah memasuki babak semifinal

Rabu, 26 Oktober 2016

Turnamen Pencak Silat H. Ishak Mekki Cup #Hari ke - 3

Atlet PSHT
Atlet Popsri
Atlet Naga Mas

Atlet PSHT
Atlet Tapak Suci

Atlet dari Jayapraja Cidomas

Turnamen Pencak Silat Hari ke 3 ini menampilkan seni perorangan tunggal Putra & Putri

Senin, 24 Oktober 2016

Turnamen Pencak Silat H. Ishak Mekki Cup #Hari ke -1


Putra : Tapak Suci Vs Himssi
Putra : Bintang Selatan Vs IKPS Kera Sakti
Putra : IKPS Kera Sakti Vs Rajawali Putih
Putra : Dikapasita VS Perisai Diri

Turnamen Pencak Silat H. Ishak Mekki Cup


Silatpalembang - Turnamen pencak silat H. Ishak Mekki Cup ini yang akan di selenggarakan pada tanggal 24 - 28 Oktober 2016 yang mempertandingkan kelas-kelas remaja yakni dari SD, SMP dan SMA yang di selenggarakan di atrium OPI Mall Jakabaring Palembang dengan mempertandingakan kelas putra dan putri.

Tujuan dari di selenggarakan turnamen ini sendiri adalah untuk menjaring bibit-bibit pesilat baru dari tingkat remaja biar bisa di didik menjadi atlet-atlet untuk event-event mendatang, sebanyak 18 perguruan mengikuti turnamen ini yang berasal dari kota Palembang seperti perguruan Tapak suci, HIMSSI, PSHT, Satria Mandiri, Bintang Selatan, Naga Mas, Tanjakan, Jari Sakti, Asad, Merpati Putih, Popsri, Jayapraja Cidomas, Lebah Sakti, Kera Sakti, Perisai diri, Rajawali Putih, Fisabililah dan Dikapasita.

Selain kelas tarung putra-putri di turnamen ini juga di pertandingkan peragaan seni perorangan dan kelompok dengan menggunakan senjata ataupun tangan kosong.

Minggu, 23 Oktober 2016

Lanjutkan Ekspansi, PB Himssi Lantik Pengda Jambi

Lanjutkan Ekspansi, PB Himssi Lantik Pengda Jambi
Pengurus PB Himssi Ketua Umum HM Akib MSi, Sekjen Hemli Yoga, Ketua Pangcab Palembang Adi Apriansyah, Pelatih Taruna Senior Syaharudin, bersama Ketua Pengda Jambi Alion Meisen dkk usai pelantikan, di Kota Jambi, Kamis (20/10) kemarin. 
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Lahir dan besar di Pulau Sumatera khususnya di Sumsel, Himpunan Seni Silat Indonesia (Himssi) mulai melakukan eksepansi untuk mewujudkan visi menjadi olahraga beladiri modern.
Maka itu, sejak digelarnya deklarasi 3 Oktober 2016 lalu, PB Himssi di bawah komando HM Akib MSi dkk di Sumsel mulai melakukan pengukuhan pengurus di daerah-daerah.
Pengda DKI Jakarta yang dipimpin Jusairi SH dkk sudah dilantik, 16 Oktober kemarin, kemudian disusul melantik Pengda Himssi Jambi, di Kota Jambi, Kamis (20/10), sebelumnya Riau juga sudah diresmikan.

Pelantikan dipimpin langsung HM Akib MSi selaku PB Himssi, didampingi Sekjen Helmi Yoga, Ketua Pengcab Himssi Kota Palembang Adi Apriansyah SSos, dan Pelatih Taruna Senior Himssi Syaharudin, di Kota Jambi.
Akib melantik Pengda Himssi Jambi dengan Ketua Alion Meisen, Wakil Ketua Haryadi, Bendahara Vera Varica, dengan Dewan Pelatih Zem Ukrowi, Riki Persandi, dan Rifki Alma Ramadhani. Dengan pembina A Manaf SPd, Aipda Nelson MSi, A Rahman SPd, dan Jusmalina SAg.
"Alhamdulillah, setelah kita deklarasikan PB Himssi 3 Oktober lalu, kini kita memiliki kekuatan untuk bersatu, ini adalah visi misi Himssi yang melakukan ekspansi untuk memperkuat Himssi dan mengenalkan seni silat asli dari Sumsel, kita menuju olahraga bela diri profesional dan modern tetap mempertahankan tradisi ketimuran," Kata Ketua Umum PB Himssi HM Akib, Jumat (21/10).
Akib didampingi Helmi Yoga dan Adi Apriansyah mengatakan, tujuan pelantikan ini, untuk menyegerakan kegiatan dalam skala nasional yang kini tengah disusun.
Pusatnya menurut Akib, tetap di Palembang dengan Padepokan di Kampung Serang Matamerah Palembang sebagai pusat pembinaan dan kantor PB Himssi. Sebab, Himssi lahir di Sumsel.
"Dengan dilantiknya Himssi Jambi ini kita harapkan teman-teman bisa membersarkan Himssi di Jambi, terlebih lagi Alion Meisen adalah Ketua Federasi Olahraga Pencak Silat Jambi yang mengkoordinir kegiatan rutin pencak silat di Jambi," ujarnya.
Sementara Helmi menambahkan, berdirinya PB Himssi karena adanya dukungan dari semua daerah di Sumsel bahkan di Indonesia, sehingga dideklarasikan pada 3 Oktober lalu, Himssi adalah organisasi resmi."Resmi berdiri sejak 30 Maret 1979 silam, dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang memayungi dan juga LPRI di masa kepemimpinan Yahya Bahar," ujar Helmi.
Ditambahkan Akib, berdirinya PB dengan tujuan agar Himssi bisa memasyarakat, target adalah Sumatera, kemudian terus merambah ke pulau Jawa, Kalimantan dan hingga seluruh Indonesia, tetapi tetap
dilakukan secara bertahap."Himssi menyatukan masyarakat agar tidak terkotak-kotak, membangun dan membela bangsa-negara ," ujarnya.

Ditambahkan Adi Aprinsyah, usai pelantikan Himssi Jambi, maka akan dilanjutkan melantik Himssi Lampung yang akan diselenggarakan pada akhir November 2016 mendatang."Juga banyak permintaan di beberapa provinsi khususnya di Sumatera dan Jawa serta Kalimantan," jelas Adi.
Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: 

Kamis, 20 Oktober 2016

Himssi Lantik Pengurus Provinsi DKI Jakarta

Himssi Lantik Pengurus Provinsi DKI Jakarta
Himssi Sumsel dan DKI Jakarta 
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Usai deklarasi menjadi Pengurus Besar Himssi yang akan berpusat di Pedapokan Himssi Sumsel, di Kampung Serang Mata Merah Palembang, 3 Oktober kemarin, HM Akib MSi bersama pengurus Himssi di Sumsel terus melakukan sosialsiasi dan konsolidasi ke seluruh wilayah di Indonesia.
Salah satunya adalah melantik Pengprov Himssi DKI Jakarta, 16 Oktober kemarin."Alhamdulillah semuanya dilancarkan, sejauh ini kami sudah memantapkan pengurus di Jakarta. Ini luar biasa, dan tanggapan dari daerah khsusu ibu kota itu sangat antusias, ini sangat baik untuk perkembangan Himssi ke depan," ujar HM Akib, Selasa (18/10).
Dalam pelantikan yang dilakukan HM Akib, Ketua Pengprov Himssi Sumsel yang juga deklarator PB Himssi, ia didampingi para pengurus lainnya deklarator lainnya, seperti Sekum HimssiSumsel, Helmy Oyga, Ketua Himssi Kota Palembang Adi Apriansyah SSos, dan Ketua Himssi Lahat Agusman Susandi MPdI, melantik Yusa
Iri DH dkk.

"Adapun pengurus ters Himssi DKI Jakarta yakni, Ketua Umum, Yusa Iri SH, Ketua Harian Beni Kurniawan, Sekretaris Kapten CZI Otong Harianto, dan Bendahara Hj Siti Hatijah.
Menurut Akib, pihaknya terus melakukan konsolidasi, sejauh ini beberapa daerah sudah menyatakan diri bergabung dan menjadwalkan  permintaan untuk dilantik.
Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: 

Selasa, 18 Oktober 2016

Silat Bela Diri Bungamas Perguruan Macan Kumbang




Kikim Timur adalah sebuah kecamatan di Kabupaten LahatSumatera SelatanIndonesia. Kecamatan ini merupakan pemekaran dari kecamatan Kikim. Ibukota kecamatan ini adalah Bungamas dan merupakan kecamatan induk. Sebagian Kecamatan ini berada dialiran Kikim dan sungai Empayang.

Salah satu informasi yang di dapat melalui jaring sosial adalah silat seni beladiri Bunga mas perguruan Macan Kumbang, aliran kuntau ini sudah melati cukup banyak pemuda-pemuda desa Bungamas dan sekitarnya.

sumber : silat.bungamas

Senin, 17 Oktober 2016

Perguruan Pencak Silat Teratai Putih


.Moto pencak silat teratai putih :Ambeg utomo, andhap asor

yang artinya Selalu menjadi yang utama tapi selalu rendah hati.

Misi :
Mendaulatkan dan memelihara Seni Pusaka Bangsa Rumpun Melayu demi membentuk sahsiah diri yang sempurna untuk Agama, Bangsa dan Negara.



Visi :

Melahirkan pelatih silat yang mempunyai kesadaran dalam:
-Menanamkan Rasa Cinta Pada Pusaka Silat Bangsa Melayu
-Membentuk Keperibadian Diri Dan Akhlak Yang Baik.
-Membentuk Disiplin Terhadap Diri, Keluarga, Masyarakat.
-Menyemai Sifat Kepemimpinan Didalam Diri.




cabang pencak silat teratai putih 

yang bertempatan di desa aurstanding kampung empat pematang bungur kec.pemulutan selatan kab. ogan ilir palembang sumatra selatan

Sabtu, 08 Oktober 2016

16 Perguruan Bertarung di Bupati Cup II IPSI Banyuasin

silat
Palembang (K.Rakyat) – Kejuaraan Bupati Cup II Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) cabang Kabupaten Banyuasin dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel) dan juga selaku Ketua Cabang IPSI Sumsel, H Ishak Mekki.
Kegiatan IPSI digelar di Gedung Graha Sedulang Setudung komplek perkantoran Pemkab Banyuasin dibuka langsung Wagub Sumsel H Ishak Mekki, Jumat (7/10) yang diikuti dari 16 perguruan pencak silat mulai dari tingkat SD, SMP sampai SMA. Kegiatan pencak silat diselenggarakan mulai dari tanggal 7 sampai 9 Oktober 2016.
Dalam sambutannya Wagub Sumsel, H Ishak Mekki mengukapkan, Pencak silat merupakan asli leluhur Indonesia. “Jadi pencak silat patut dibanggakan karena warisan leluhur kita,” ujarnya.
Dia menilai, pencak silat harus disambut baik untuk ditumbuh kembangkan seperti berlatih dan harus tahu sejarahnya, Insya Allah dengan rasa ingin tahu tentu akan tertarik dengan pencak silat.
Bahkan, sekarang ini pencak silat sudah tersebar di beberapa negara seperti Malaysia, Filiphina, Singapura dan Brunei Darussalam.
“Untuk itu saya harapkan para pelatih, Ketua IPSI Banyuasin dan lainnya mari tingkatkan agar pencak silat menjadi tradisi dan budaya,” ungkapnya.
Menurut Ishak, manfaat dari pencak silat banyak sekali, selain menjaga kesehatan, tentu punya komitmen, punya sportifitas, konsentrasi dan seni.
“Pencak silat sendiri sudah masuk olahraga nasional bahkan internasional. Maka itu kegiatan pencak silat harus lebih sering mengadakan event-event dan pertandingan seperti ini baik di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi bahkan nasional dan internasional,” tandasnya.
Sementara laporan ketua IPSI banyuasin, Indra Hadi mengungkapkan, terimah kasih kepada Wagub Sumsel, KONI dan Pemkab Banyuasin yang sudah memberi support kepada pencak silat banyuasin.
“Pencak silat Kabupaten Banyuasin saat ini sudah menghasilkan atlet-atlet yang baik, tentu sebagai budaya asli Indonesia dan warisan leluhur kita mari lestarikan pencak silat,” katanya.
Pada kesempatan ini juga Wagub Sumsel, H Ishak Mekki memberikan penghargaan kepada atlet pencak silat yang berprestasi di tingkat Asia, provinsi dan nasional.

Kamis, 06 Oktober 2016

Pencak Silat Golok Seliwa









Pencak seliwa di palembang dipimpin bapak mat cik
JLN. kpten robani kadir DS.sei kedukan..banyuasin

Himssi Se-Sumatera Deklarasi Menjadi Pengurus Besar di Padepokan Serang Mata Merah

Himssi Se-Sumatera Deklarasi Menjadi Pengurus Besar di Padepokan Serang Mata Merah
Ketua Himssi Sumsel HM Akib Himssi, Sekum Helmy Yoga, Ketua Himssi Palembang Adi Aprisansyah, perwakilan dari kabupaten/kota Pagaralam, Muaraenim, Lahat, OI, OKI, Muba, Banyausin dan perwakilan dari Riau Ruwani 
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Himpunan Seni Silat Indonesia (Himssi) memantapkan diri membentuk Pengurus Besar yang dipusatkan di Sumsel, dengan menggelar deklarasi di Padepokan Himssi Sumsel, di Kampung Serang Mata Merah, Minggu (2/10).
"Deklarasi ini kita gelar atas permintaan seluru pengda yang ada di Indonesia dan juga keinginan seluruh pengurus cabang serta pengurus Pengprov di Sumsel," kata Ketua Umum Pengprov Himssi Sumsel HM Akib MSi yang juga penanggungjawab acara deklarasi.
Akib yang didampingi Ketua Pelaksana Deklarasi Helmi Yoga dan Koordinator Lapangan Adi Apriansyah menilai, Sumsel sudah siap dan layak untuk membentuk PB, karena atas permintaan anggota Himssi di seluruh Indonesia dan para generasi Himssi.
Deklarasi sendiri langsung dipimpin Helmi Yoga yang membacakan dibentuknya Pengurus Besar Himssi, didampingi seluruh cabang se Sumsel. Seperti Palembang, Lahat, Pagaralam, Muaraenim, OKI, OI, Banyuasin, Muba dan Lubuk Linggau serta perwakilan Riau.
Sementara itu, Helmi Yoga langsung membacakan deklarasi yang diikuti seluruh anggota. "Kami pengurus daerah, pegurus cabang, dan generasi penerus Himssi, menyatakan dan bertekad bulat, mendeklarasikan menjadi pengurus bsar Himssi yang berpusat di padepokan Himssi Sumsel," ucap Helmi saat deklarasi.
Ditambahkan Adi Apriansyah Ketua Himssi Palembang menyatakan, Palembang dan Sumsel siap menjadi PB dan berjuang untuk membesarkan Himssi.
Dalam acara ini juga digelar latihan penyeragaman materi dan seleksi Himssi Kota Palembang untuk atlet yang akan dikirim mengikuti Pekan Olahraga Kota (Porkot) Palembang.
Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: 

Senin, 03 Oktober 2016

Perguruan Olahraga Pencak Silat Sriwijaya (POPSRI)

Sejarah singkat  POPSRI (Perguruan Olahraga Pencak Silat Sriwijaya)


Berbeda dengan seni olahraga pencak silat tradisional lainnya, yang tersebar di bumi nusantara, POPSRI adalah sebuah perguruan pencak silat tradisional yang dulunya hanya dapat dipelajari oleh putra putri dari keturunan para priyai keraton Palembang Darusalam. Dan pencak silat ini aslinya adalah sebuah ilmu kuntaw palembang yang memiliki jurus-jurus ilmu silat mematikan, di lain sisi pencak silat palembang adalah ilmu beladiri simpanan yang hanya diwariskan khususnya keturunan para bangsawan kota palembang tempo dulu. Itupun hanya sebatas bangsawan yang bergelar RADEN, yang sudah jelas asal usul keluarga keturunannya.

Sementara yang bergelar kemas, kiagus, masagus, atau cili (Gelar bangsawan Palembang terendah) hanya jadi pengembira saja. Sebatas penabuh gamelan atau tim pendukung persenjataan dan perlengkapan peralatan yang diperlukan dalam pertunjukan atraksi pencak silat. Karena itu seni bela tradisional wonk palembang ini nyaris pudar karena derlindas oleh masuknya berbagai unsur seni bela diri impor dari jepang (Karate ), Korea ( Tae Kwon Do ), China (Wushu).

Namun semenjak tahun 1970 sampai dengan tahun 1990-an, perguruan pencak silat palembang mulai bisa membuka diri di masyarakat kota palembang. Ketika itu, para pendekar bangsawan sriwijaya, khususnya putra putri palembang yang bergelar raden, membentuk perguruan pencak silat yang bernama PKPA (Pencak Keraton Palmbang Asli ) Raden Abdul Hamid Ternate, seorang tokoh pendekar pencak silat keturunan langsung dari Sultan Mahmud Badarudin II, Seorang sultan palembang Darusalam yang di asingkan belanda ke ternate maluku utara.

Nyimas Hj. Tuty Karyaty ( Guru Besar POPSRI) Memperagakan Jurus Naga Bersaung
Pada tahun 1929, Raden Abdul Hamid Ternate pulang ke tanah leluhurnya di kota palembang, dan memulai membuka perguruan pencak silat palembang sementara keturunan priyai palembang lainnya membentuk PPSPP (Perguruan Pencak silat Priyai Palembang) dan pada tahun 1970 salah seorang muridnya Raden Dencik yang sudah menjadi guru besar membentuk POPSRI (Perguruan Olahraga Pencak Silat Sriwijaya)  diembun oleh priyai keturunan Kiagus M.Zainudin Ahmad Rajo yang lebih akrab di panggil Mang Oding (Alm). Semasa hidupnya Mang Oding mengajar pencak silat secara terbuka terhadap seluruh generasi muda kota palembang.

Sejak saat itu di kota palembang mulai bermunculan perguruan pencak silat lainnya, baik lokal maupun nasional, dan sejak berdirilah kepengurusan IPSI ( Ikatan Pencak Silat Indonesia) di kota palembang.

Dan untuk mengenbangkan pencak silat kebanggaan wonk palembang ini, POPSRI ketika itu sering tampil tayang langsung di TVRI. Bukan itu saja, dalam setiap turnamen kejuaraan pencak silat yang diselenggarakan oleh IPSI baik tingkat regional kota palebang, (Sumatera selatan) maupun nasional,  para pendekar POPSRI, selalu menyabit gelar juara.

Lima Keunggulan POPSRI
Lima keunggulan POPSRI jika dibandingkan dengan berbagai perguruan pencak silat lainnya yang ada di kota palembang ini, dan lima keunggulan itu adalah:

  •  Perguruan Olahraga Pencak Silat Sriwijaya (POPSRI) lebih mengutamakan nilai-nilai seni tatakrama dan khlakuk karima melalui pendidikan moralitas bagi seluruh muridnya, khususnya menanamkan rasa penghormatan ( Etika Sopan Santun) terhadap teman sesama perguruan terutama terhadap seniornya, juga terhadap tuntunan keyakinan dengan bertaqwa terhadap ALLAH SWT. Sikap patuh, hormat terhadap orang tua dan guru, itu sebabnya nilai-nilai ibadah keislaman, ketaqwaan tercemin dalam jurus “salam perguruan” POPSRI yang wajib di peragakan oleh setiap murid baik sebelum dan sesudah latihan, maupun dalam setiap atraksi, bahkan dalam setiap pertarungan di arena kejuaraan pencak silat regional hingga nasional. Maka perguruan POPSRI ini di kenal sebagai perguruan pencaksilat yang santun dan berprestasi.
  • POPSRI sebagai wadah penerus dan pelestari nilai-nilai seni budaya pencak silat warisan leluhur dari Keraton kesultanan Palembang Darusalam, adalah sebuah perguruan pencak silat yang mengemban amanah untuk mewujudkan generasi penerus masyarakat kota palembang yang cinta damai,  dan berbudaya leluhur, dengan memiliki ilmu bela diri yang mampu melindungi dirinya sendiri dan keluarganya, dari berbagai ancaman, hingga dapat menciptakan keamanan bagi dirinya, keluarganya dan lingkungan tempat tinggalnya.
  • POPSRI sebagai saraha perguruan pencak silat tertua di palembang, yang sekaligus merupakan salah satu perguruan pencak silat yang menjadi pendiri lahirnya IPSI di sumatera selatan, adalah satu-satunya perguruan pencak silat yang mampu bertahan dan tetap eksis dari generasi ke generasi, meskipun tanpa bantuan dari pemerintah daerah baik propinsi maupun kota. Karena perguruan ini di biayai oleh dana swadaya dan gotong royong dari para dewan guru dan murid, menyebabkan perguruan ini cukup disegani oleh perguran lain di kota ini.
  • POPSRI sebagai pencetak insan pendekar tangguh dan atlit pencak silat yang berpreastasi dan sportif yang setiap muridnya di harapkan dapat menjadi insan pendekar yang berpreastasi nyata, baik di gelanggang kejuaraan tingkat regional hingga ketingkat nasional yang diselnggarakan oleh IPSI, baik dalam event Pra PON maupun Kejuaraan PON, bahkan hingga ketingkat Seagame sebagai mana yang telah di contohkan oleh para pendahulunya yang saat ini sudah menjadi guru besar POPSRI. Karena POPSRI mengutamahan smangat sportifitas yang tinggi dan nilai persahabatan serta kekeluargaan yang kental terhadap sesama atlit pencak silat nasional.
  • POPSRI bukan sekedar perguruan pencak silat biasa namun lebih dari itu POPSRI adalah sebuah perguruan pencak silat yang mempersatukan bergabai element generasi muda khususnya masyarakat kota palembanh, yang lahir dari bergagai latar keturunan yang berbeda, untuk bersatu padu melestarikan nilai-nilai seni budaya keraton palembang. Maka POPSRI, sebagai perguruan pencak silat, memiliki dua mata sisi yang berbeda yaitu seni pencak yang menggunakan busana adat pendekar palembang yang diiringi gamelan seni beladiri keraton palembang, merupakan benteng pertahanan terakhir dari keragaman seni budaya keraton palembang.  

      Disisi lain POPSRI sebagai wadah seni olah raga silat yang wajib menyumbangkan oreastasi nyata. Setiap atlitnya memiliki busana pendekar sriwijaya sebagai pemersatu antar kelompok masyarakat dengan warna busana Kuning Hitam. Meskipun POPSRI yang pernah berjaya di gelanggang nasional tahun 1980an dan sudah hampir selama 30 tahun menghilang dari kanca kejuaraan nasional, namun kini mulai bangkit kembali memperkokoh keberadaan kesultanan palembang darusalam. Semua ini di landasi oleh rasa persaudaraan yang kental dan semangat perjuangan para pendekar POPSRI yang rata-rata pernah menjadi atlit pencak islat nasional untuk meneruskan cita-cita pendiri POPSRI sebagai pencak silat keraton yang nyaris pudar. Sekarang mulai bersinar kembali.

Untuk itu pemerintah daerah kota palembang dan pemerintah propinsi sumatera selatan diharapkan dapat menjamin kelestarian seni budaya leluhur sejarah wonk palembang ini melalui pembinaan dan pengembangan budaya sebagai aset sumatera selatan dalam membangun jati dini bangsa.

Sumber : pencak-popsri

Minggu, 02 Oktober 2016

Pencak Silat Palembang Tempo Dulu

Cikal bakal terbentuknya Perguruan Olahraga Pencak Silat Sriwijaya (POPSRI)

Pencak Silat merupakan warisan budaya asli nenek moyang kita. Pencak silat adalah sejumlah gerak gerik dan langkah budaya dg gaya yg indah dan harmonis yg bertujuan sbagai pembelaan diri dan disertai dg penyerangan pd lawan. Sifatnya adalah secara ksatria menjaga kehormatan diri, keadilan & kebenaran.

Pd masa Rasul SAW cara membela diri telah diajarkan disamping mempertebal IMTAQ. Saat itu laskar kaum muslimin sangat piawai menggunakan senjata pedang, tombak, tameng, panah & senjata lainnya. Bahkan dlm menghadapi musuh Nabi SAW sendiri langsung bertindak selaku panglima perang & berada dibarisan terdepan.

Pd jaman Kesultanan Palembang, pencak silat asli keraton ini masih terus diajarkan dan dilestarikan. Sebagai guru besarnya ialah Pangeran Ratu Purbaya Abubakar bin Sultan Muhammad Mansur (w.1710).
Pd masa kolonial dibentuklah organisasi "Priayi Fonds" th 1929 sebagai wadah pelestarian pencak Palembang ini. 

Sedang dimasa kemerdekaan berdiri pula "Persatuan Priayi Palembang" (PPP) dlm th 1951 yg juga salahsatu visi misinya melestarikan pencak asli Palembang. Sebagai guru besarnya adalah Raden Abdul Hamid bin R.Adnan atau lebih dikenal dg sebutan Cek Mid Ternate (w.1969). 

Saat ini Upaya pelestarian pencak silat Palembang yg sebagai warisan khazanah budaya kita tempo doeloe harus terus dilakukan.

Sumber foto & narasi : andi.s.kemas
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...