CANTUMKAN SUMBERNYA JIKA MENGGUNAKAN GAMBAR ATAU ARTIKEL DARI BLOG INI - HORMATI HAK CIPTA ORANG LAIN.

Selasa, 21 Maret 2017

Ishak Mekki: Pencak Silat Masih Diminati Generasi Penerus Sumsel

Ishak Mekki: Pencak Silat Masih Diminati Generasi Penerus Sumsel

KORDANEWS – Sebagai negara besar, Indonesia banyak memiliki warisan budaya yang mendunia. Salah satu warisan budaya tersebut adalah pencak silat ilmu bela diri yang menjadi ciri khas Indonesia umumnya dan Sumatera Selatan khususnya. Dalam hal ini masyarakat provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sendiri masih menunjukan kecintaanya terhadap seni bela diri pencak silat, terbukti dengan dilaksanakanya Napak Tilas HIPSI (Himpunan Pencak Silat Indonesia) kota Palembang yang berlangsung di Komplek Ilir Barat Permai, Minggu (19/03).

Kerajaan-kerajaan besar, seperti Sriwijaya pada masa kejayaanya disebut-sebut banyak memiliki pendekar-pendekar besar yang menguasai ilmu bela diri yang mumpuni dan dapat menghimpun prajurit-prajurit. Itulah mengapa pencak silat diakui ilmu yang mendarah daging dari warisan budaya.

Napak tilas yang dihadiri lebih dari 400 pendekar dari 30 perguruan ini tampak bersemangat menyambut kehadiran Ketua IPSI Sumsel yang juga Wakil Gubernur Sumsel H. Ishak Mekki. Wakil Gubernur dalam kehadirannya membuka dan melepas langsung kontingen Napak Tilas HIPSI Sumsel, acara juga dilanjutkan dengan rapat kerja ke III IPSI Kota Palembang.

Sebagai Ketua Umum IPSSI Sumsel, Ishak Mekki memberikan dorongan dan semangat kepada kontingen-kontingen pencak silat IPSSI Sumsel, untuk tetap mempertahankan pencak silat yang pernah menduduki masa kejayaan ini.

Sehubungan dengan tema yang digagas, pencak silat menyongsong Asian Games, diharapkan pencak silat dapat ambil bagian dalam event internasional tersebut.

“Harapan kita pencak silat salah satu cabang olahraga yang ditampilkan, supaya di pesta akbar nanti pencak silat mendapatkan juara, jangan sampai negara luar yang mendapat juara, kan pencak silat ini milik kita”
harapnya.

Menanggapi tidak adanya padepokan untuk berlatih pencak silat, dikatakan Ishak saat ini Pemerintah provinsi Sumsel sedang membangun Convention Hall di Jakabaring Sport City (JSC) untuk bisa digunakan berlatih pencak silat.

Lanjut Ishak menambahkan, generasi penerus harus mencintai pencak silat yang menjadi warisan budaya leluhur Indonesia sehingga pencak silat tidak dikuasai budaya luar, melalui HIPSI diharapkan dapat memberikan contoh yang baik terkait kegiatan yang teratur dan disiplin membentuk organisasi yang profesional, ditambah lagi program-program yang telah dicetuskan dapat menjadikan HIPSI semakin terdepan.

“Nah dari tapak tilas ini kelihata pencak silat di Sumsel banyak pengikutnya,” tutup Ishak

Turut hadir dalam kesempatan ini Ketua IPSI Kota Palembang M. Wiratama Yudha. ST, Ketua Harian IPSI provinsi Sumsel H.M. Al Fajri Zabidi. MM.MPDI, Para guru besar, para pendekar dan para sesepuh, serta peserta napak tilas HIPSI Palembang.

Editor: Janu

Senin, 20 Maret 2017

Petarung dari 30 Perguruan Silat Siap Duel di Porprov

Suasana Napak Tilas 30 Perguruan Silat yang dilaksanakan di halaman kompleks Ilir Barat Permai Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com – Multi event olahraga bergengsi bakal digelar November mendatang di Jakabaring Sport City (JSC). Seluruh cabang olahraga tak ingin ketinggalan dalam ajang penyaringan prestasi atlet di 17 kabupaten/kota di Sumsel itu.

Tak ingin ketinggalan, cabang olahraga bela diri silat juga tengah bersiap diri dalam mempersiapkan petarung dari semua perguruan silat dengan melakukan napak tilas dari 30 perguruan silat di Sumsel.

Ketua IPSI Sumsel H Ishak Mekki, membuka langsung acara Napak Tilas dan Rapat Kerja III Himpunan Pencak Silat Indonesia Kota Palembang 3017, di Komplek Ilir Barat Permai, Minggu (19/3/2017).

Acara yang diikuti 30 perguruan se-kota Palembang, mulai dari perguruan Dikapasita, Bintang Selatan, Tunas Harapan, Macan Putih, Tegal Kunir Sakti, Garuda Mas Sakti dan lain-lain terasa meriah dengan parade pertunjukan seni dari para pendekar cilik.

“Bangga dengan seni budaya silat kita. Ini warisan budaya yang wajib terus kita kembangkan terus-menerus,” sapa Ishak Mekki.

Karena itu, lanjut wakil gubernur Sumsel ini, program kerja IPSI Palembang juga harus di kedepankan. Program jadi penting, untuk menunjang setiap kegiatan-kegiatan IPSI, untuk terus meningkatkan kualitas para pesilat di Palembang.

“Ini juga jadi bagian sosialisasi kita, untuk membersarkan IPSI kedepan. Agar pencak silat kita terus jadi andalan, tidak hanya di palembang tetapi di Indonesia. Baik diajang Nasional ataupun Internasional,” sambungnya.

Sementara Itu, Ketua IPSI Kota Palembang M. Wiratama Yudha mengatakan tujuan digelar rapat kerja adalah untuk mengevaluasi keseluruhan dari masing-masing cabang perguruan silat di setiap perguruan yang ada di Kota Palembang.

“Ini untuk memberikan laporan hasil kerja mereka selama ini di dalam perguruan masing-masing, apakah mereka bekerja sesuai dengan yang telah ditetapkan di setiap perguruan masing-masing,” jelasnya.

Yudha juga mengatakan, sejauh ini IPSI Kota Palembang sudah membentuk program-program kegiatan dalam periode satu tahun kedepan. Salah satunya yang paling ditekankan, yakni persiapan para atlet silat untuk menyongsong Porprov 2017, November nanti.

“Kita ingin mempertahakan prestasi mendali, di Porpov sebelumnya yang meraih 8 mendali. Bahkan harus kita tingkatkan lagi, hingga bisa menjadi juara umum nanti,” ujar Yudha.

Sebagai persiapan, rencananya IPSI Kota Palembang akan menggelar, seleksi atlet dari beberapa ranting. Lalu melakukan Training Center (TC) berjalan.

“Dari segi kepelatihan, kita juga rencananya akan melakukan pelatihan wasit dan Juri. Kita juga ada wacana dalam waktu dekat untuk mengelar IPSI Cup bulan Juli ini. Sekaligus untuk, menambah jam terbang tanding anak-anak kita,” ujarnya.

Di sisi lain, sebelum menyelenggaran rapat kerja, kegiatan tapak tilas pencak silat yang akan diikuti semua perguruan silat yang ada di Kota Palembang begitu meriah. “Tujuannya adalah agar mereka lebih kompak lagi dan saling bertemu serta saling bertukar pikiran untuk memajukan pencak silat,” tandasnya. (sbw)

Sabtu, 18 Maret 2017

10 Ribu Pendekar Akan Berkumpul Pada Pelantikan Pencak Silat NU Pagar Nusa Sumsel

10 Ribu Pendekar Akan Berkumpul Pada Pelantikan Pencak Silat NU Pagar Nusa Sumsel
Ketua Pencak Silat Pagar Nusa Sumatera Selatan, Emi Sumirta (tengah), saat memimpin rapat pelantikan. 
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pengurus Pencak Silat Nahdatul Ulama Pagar Nusa Sumsel dalam waktu dekat akan mengumpulkan 10 ribu pendekar pada pelantikan dan sekaligus apel akbar.

Hal ini terungkap pada pertemuan perdana pengurus Pencak Silat NU Pagar Nusa, Senin (13/3/2017) di Kantor Badan Diklat Kemenag, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang.

Ketua Pencak Silat Pagar Nusa Sumatera Selatan, Emi Sumirta mengatakan, olahraga bela diri pencak silat merupakan tradisi para santri di lingkungan pesantren, sebagai kekuatan untuk menjaga NKRI.

Hal ini ditandai dengan hilangnya peran pesantren sebagai Padepokan Pencak Silat. Sejak jaman walisongo kyai-kyai pesantren adalah juga pendekar yang mengajarkan ilmu pencak silat dipesantrennya masing-masing. Namun seiring waktu, kenyataan tersebut mulai hilang. Untuk melestarikan hal tersebut, pihaknya sudah menyiapkan beberapa program dan kegiatan untuk melestarikan keterampilan bela diri.

Menandai program, nantinya pihaknya akan mengundang para pendekar yang ada di kabupaten atau kota di Sumsel. Untuk saat ini sekitar 10 ribu pendekar akan berkumpul.

"Kita sebagai organisasi Islam terbesar sudah selayaknya mempertahankan tradisi leluhur ini," katanya.

Padahal menurut dia, Pencak Silat NU Pagar Nusa sudah sering mengikuti berbagai kejuaraan. Dari setiap perlombaan yang diikuti kerap kali mendapatkan mendali emas.

"Kita sedang menyusun program kerja setelah pengurus terbentuk. Kejuaraan tetap menjadi fokus kita, selain itu juga tentunya mengembangkan sayap organisasi ini," katanya.

Selain itu, pihaknya juga siap menyukseskan Asian games 2018 dengan menurunkan beberapa pendekar untuk menjadi penerjemah para atlet, terutama bahasa Arab.

"Selain kita jago pencak, atlet kita juga pandai berbahasa Arab," katanya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...