CANTUMKAN SUMBERNYA JIKA MENGGUNAKAN GAMBAR ATAU ARTIKEL DARI BLOG INI - HORMATI HAK CIPTA ORANG LAIN.

Minggu, 30 September 2018

Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup 2018 Part 3










Pelaksanaan untuk tarung dan seni sudah di laksanakan dan di tutup oleh ketua IPSI Sumatera Selatan Bpk. Ihsak Mekki pada 30 September 2018








Jumat, 28 September 2018

Kejuaraan Pencak Silat IPSI CUP 2018

Ketua Penyelenggara


Ketua IPSI Kota Palembang Bapak H. Zainuddin

Kepada Dispora Kota Palembang

Sekretaris Umum IPSI Provinsi Sumsel : Bapak Darlis





 



Kejuaraan Pencak Silat IPSI CUP 2018 kota Palembang tingkat remaja Se-kota Palembang yang di laksanakan di gedung serbaguna SMKN 2 Palembang, yang di ikuti oleh 18 Perguruan silat yang berada dibawah IPSI kota Palembang dengan pelaksanakaan tanggal 28-30 September 2018.

Selasa, 25 September 2018

Garuda Melati Putih

Logo Perguruan



Pada masa dahulu dan juga sekarang masih sering kita dengar kata KUNGFU dan sedikit sekali yang mengatakan WUSHU. Sampai saat ini masih terlihat maupun terdengar baik melalui Televisi maupun Film kata KUNGFU.

Sebetulnya kata kungfu artinya keahlian. WUSHU mempunyai corak / karakter sehingga membedakannya dengan Beladiri lain seperti KARATE, BOXING, YUDO, dan Ilmu Beladiri lainnya.

Sekarang kita berlatih WUSHU melalui gayaCANG QUAN, NAN QUAN, TAIJI QUAN, GOLOK, PEDANG, TOYA, dan TOMBAK.

WUSHU berarti ilmu beladiri dan ilmu perang zaman dahulu dari Tiongkok. Dan bukan KUO SHU ( Ilmu Beladiri dari tempat selain Tiongkok ).

WUSHU mempunyai sejarah cukup panjang dengan mengikuti zaman dan keperluannya.kehadiran WUSHU berkaitan dengan jalannya sejarah perkembangan Olahraga.

TUJUH PERMAINAN dalam OLAHRAGA WUSHU

Dalam cabang Wushu, ada 7 jurus utama, namun setiap jurus masih dikembangkan dengan berbagai gerakan.

Jurus Tangan Kosong
Taiji Quan, 42 jurus: Merupakan petikan dari gerakan tradisional tanpa mengubah karakternya. Gerakan Yang menjadi dasar, sedangkan Chen, Wu serta Sun sebagai pelengkap. Gerakan ini dimaksudkan untuk mempermudah atlet dalam mempergerakkannya yang disesuaikan dengan perkembangan jaman.

Chang Quan, 62 jurus: Dirangkai dari jurus tradisional Cha Quan, Hoa Quan, Huang Quan dan Sau Lim Quan yang memiliki karakter menyerang. Gayanya dan langkahnya gagah, mantap serta loncatannya tinggi. Di sini faktor kesulitan cukup tinggi.

Nan Quan 65 jurus: Pukulannya pendek-pendek, bertenaga dan kuda-kudanya kuat. Gerakan kaki bersilang dengan loncatan yang hanya sedikit. Gaya ini banyak meniru gayakera, harimau, elang, bangau sampai kelabang.

Jurus Senjata Panjang
Tombak: Gerakan tombak seperti ular berenang di atas air, berputar-putar dan mematuk ke depan, kiri kanan dan bawah. Segala gerakan ini dipakai untuk menangkis,membanting, membabat lawan.

Toya: Panjang toya setinggi sipemakai plus 10 cm terbuat dari rotan atau kayu lilin yang lentur. Karakter gerakannya cepat, beruntun, ganas dan bertenaga. Toya dipakai untuk membabat, memotong, melingkari tubuh dan berputar seperti baling-baling.

Jurus Senjata Pendek
Golok: Golok sebelah tajam, dan sebelahnya tumpul, Maka,belahan yang tumpul bisa berputar-putar di sekitar leher, ketiak dan pundak. Karakter Khusus gerakan golok ini bertenaga, galak, menusuk serta bergerak dengan lincah dan hidup. Sesekali suara golok mendesis menambah wibawa gerakan yang dilakukan.

Pedang: Kedua belah pedang tajam dan ringan. Gerakan menekan teknik menyerang dan membela, namun tetap indah dan berwibawa. Dibutuhkan kegesitan dan kelincahan tubuh untuk menutupi kekurangannya dalam membela diri.
---------------------------
Garuda Melati Putih (GMP) lahir di Indonesia sebagai lambang perguruan Kung Fu (wushu) yang ber alamtkan di balikpapan kaltim pada thn 1971. dimana Kung fu ( wushu) garuda melati putih (GMP) ini di dirikan oleh se orang pemuda petarung bebas yang ilmu bela dirinya cukup tinggi berasal dari kong sutoo santung fhaipu cina utara.

awal mula di dirikan perguruan Kung Fu (wushu) Garuda Melati Putih GMP tidak lah muda. tetapi bermacam-macam tantangan dan rintangan serangan dari perguruan lain mau pun warga setempat dan dari luar daerah. pemuda yang bernama wawan syuhayat ini mendapat tantangan bermacam-macam. yg mana tantangannya adalah harus bisa mengalahkan beberapa guru setempat wilayah dan dari luar daerah.

karna semua guru-guru bersatu dan sependapat bahwa jika wawan syuhayat bisa mengalahkan para guru itu dia bisa di terima dan bisa lahir GMP. pemuda yg bernama wawan syuhayat ini terpaksa melayani para guru itu demi kelahiran GMP

GMP saat ini masih eksis di berbagai daerah seperti di balikpapan untuk sekarang lebih di kembangkan  wushu aja. Kalo di IPSI justru GMP lebih berkembang di luar Kaltim daripada di tempar berdirinya GMP. Seperti di Sumsel, Sulsel,  jawa bahkan diluar negeri GMP lebih berkembang. 

SASANA WUSHU INDONESIA
GARUDA MELATI PUTIH  DHARMAJAYAPALEMBANG.
d/a. YPSO DHARMAJAYA JL. BAY SALIM 5770 -PALEMBANG
Sumber : http://gmpwushuindonesia.blogspot.com

Rabu, 12 September 2018

Peringatan 1 Muharam 1440 H ala Perguruan Pencak Silat Dikapasita



Pertandingan silat antar ranting "DIKAPASITA" dalam rangka menyambut 1 muharam 1440 Hijriyah , merupakan agenda tahunan yang di laksanakan oleh perguruan silat DIKAPASITA yang berada di 5 ulu Darat Palembang. Sumber Youtube.

Selasa, 04 September 2018

KONI Palembang Akan Melakukan Pembinaan Cabor Silat


KONI Kota Palembang mulai melakukan pembinaan jangka panjang untuk atlet cabor silat, mengingat banyaknya medali emas yang disumbangkan cabor silat di ajang Asian Games. Pembinaan mulai dilakukan dengan menyaring atlet di setiap turnamen yang diselenggarakan. sumber youtube Channel Sriwijaya TV

Kamis, 16 Agustus 2018

Ekskul SMA Negeri 14 Palembang (Pencak Silat Nagamas)


Pencak silat naga mas merupakan Bela diri Pencak silat yang asli dari palembang Sumatra Selatan. Ini adalah salah satu Cabang dari perguruan pencak silat naga mas. yang bermarkas di Sma Negeri 14 Palembang. Sumber Youtube

Sabtu, 28 Juli 2018

Open Turnamen Pencak Silat Himssi - Kapolda Sumsel Tahun 2018







Open Turnamen Pencak Silat Himssi - Kapolda Sumsel Tahun 2018 yang di adakan di OPI Convention Center Jakabaring berlangsung dari 28 - 31 Juli 2018 yang di ikuti oleh beberapa perguruan pencak silat yang ada di Palembang dan kabupaten sekitarnya.

Senin, 04 Juni 2018

Senin, 28 Mei 2018

Pencak Silat Cempaka Putih


A. WARISAN NENEK MOYANG


Pencak silat merupakan kebudayaan yang tumbuh dan digali oleh nenek moyang Bangsa Indonesia dan diwariskan kepada anak cucu melalui proses panjang secara turun-temurun dan mengandung nilai-nilai budaya, Tradisi atau adat sakral. Dimana pencak silat di dalamnya terkandung unsure olah raga, beladiri dan seni serta tersimpan pula ilmu-ilmu lahir maupun batin. Konon pada zaman kerajaan tempo dahulu, pencak silat merupakan silat yang ampuh bagi tentara kerajaan untuk membela diri dan mempertahankan kedaulatan kerajaan. Adapun pencak silat dapat diartikan= “ ngepenke kawikcasanaan” (mengutamakan kebijaksanaan) SILAT= “ sinau” (belajar) “ilmu” “laku” (kegiatan) “amanah” “Tuhan”(allah).

B. BAPAK WAGIMAN.

Bapak Wagiman, beliau dilahirkan di kota Magetan pada tanggal 31 januari 1944. pada tahun 1966 adalah masa peralihan zaman orde lama ke zaman orde baru di Negara Indonesia. Dengan penuh tantangan dan kendala Bp. Wagiman pada masa itu mulai merintis dan menata kesinambungan budaya pencak silat yang telah diwarisinya.

Pada saat itu di kabupaten Magetan masa kekosongan Organisasi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Jadi Organisasi Pencak Silat yang berada di kabupaten Magetan pada waktu itu masih berdiri sendiri tanpa induk organisasi IPSI. Pada tahun 1969, atas nama komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Magetan menunjuk dan mengangkat Bp. Wagiman menjadi ketua IPSI cabang Magetan pada kurun waktu tahun 1969 sampai tahun 1971. pada masa inilah Bp. Wagiman mulai aktif menggerakkan kegiatan IPSI, untuk mengisi kekosongan aktifitas IPSI cab. Magetan. Tepatnya pada tanggal 1 april 1971, secara resmi digiatkannya olah raga bela diri pencak silat yang mendapat rekomendasi dan ijin dari kepala Kepolisian Resort 1054 Magetan dan Komandan KODIM 0804 Magetan, yang akhirnya ini merupakan cikal bakal berdirinya organisasi olah raga bela diri pencak silat cempaka putih.

Tepatnya pada tanggal 18 juli 1974 dengan diberi nama Organisasi Olah Raga Bela Diri Cempaka Putih secara resmi didirikan oleh Bapak Wagiman. Kemudian diakui dan terdaftar pada IPSI cab. Magetan dengan surat keputusan No. 3/6/IPSI/74 kemudian dinyatakan sebagai pusat induk Organisasi Olah Raga Pencak Silat Cempaka Putih berada di Magetan Provinsi Jawa Timur.

Di dalam mendirikan Organisasi Olah Raga Bela Diri Pencak Silat Cempaka Putih, Bapak Wagiman mendapat dukungan dari para pendekarnya antara lain:

1.Kol. Pol. Drs. Cuk sugiarto, MA.
2.Letkol Pol. Drs. Pranowo
3.Kapten Inf. Purn. Ngadeni
4.Lettu Pol. Sukar H.W
5.Lettu Pol. Puguh
6.Peltu Pol. Purn. Masdar
7.Peltu Pol. Purn. Mulyono H.S
8.H. Soemarmo
9.Purdjito
10.Ahmad Nidom
11.Maelan
12.Kusnidi

Didalam pengembangan telah disiapkan pula para pelatih yang handal antara lain:
1.Drs. Kusdi
2.Sugeng Haryono
3.Syukurno
4.Suprapto
5.Totok Suprapto

Dengan modal Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi Olah Raga Bela Diri Pencak Silat Cempaka Putih dan dengan landasan spiritual: ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, landasan moral: pancasila, serta landasan operasional : panca setia cempaka putih, dengan semboyan WIRO YUDHO WICAKSONO dan lambing bunga cempaka berwarna putih berdiri dengan kokoh dan mekar berkembang di seluruh wilayah persada nusantara

Di dalam pengembangannya Organisasi Olah Raga Bela Diri Cempaka Putih berpedoman pada ajaran-ajaran dan kaidah-kaidah pencak silat, serta menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang serba maju dan modern.

Dengan bekal ilmu lahir maupun batin yang dikembangkan dan dituangkan dalam bentuk bahan pendidikan dan pembinaan yang meliputi:

Ilmu Teknik Pencak Silat
Ilmu Tenaga dalam
Ilmu terapi ( penyembuhan )
Ilmu kerohanian

Kini Organisasi Olah Raga Bela Diri Pencak Silat Cempaka Putih telah berkembang pesat dan telah mencetak jutaan pendekar yang terdiri dari tiga tingkatan warga, yaitu:
Tingkat Warga Purwa
Tingkat Warga Madya
Tingkat Warga Wasana
Tingkat Warga Dwija

Sumber tulisan : https://pencaksilatcempakaputihrejotangan.wordpress.com/

Di Palembang dan Sumsel sendiri penyebaran pencak silat cempaka putih ini sudah ada dari beberapa tahun yang lalu di mana saat ini tersebar di wilayah Mariana, Jalur Banyuasin, Baturaja dan beberapa tempat lainnya, 

Di Palembang sendiri untuk tempat latihannya berada di SMP 14 simpang BLK kenten dan latihan pada hari Minggu Pagi 

Rabu, 16 Mei 2018

Kamis, 10 Mei 2018

Atraksi pencak silat MIN 1 teladan

Sumber video : Youtube

Diambil saat perpisahan murid kelas 6 MIN  Teladan 1 Palembang pada Mei 2018 oleh perguruan Tapak Suci Putra Muhammadiya

Sabtu, 21 April 2018

Jumat, 20 April 2018

Lantik IPSI Kota Palembang, Ishak Mekki Minta Zainuddin cs Jadikan Palembang Barometer Pembinaan

Lantik IPSI Kota Palembang, Ishak Mekki Minta Zainuddin cs Jadikan Palembang Barometer Pembinaan
Ketua IPSI Sumsel, H Ishak Mekki menyerahkan bendera kepada Zainuddin ST MT, Ketua IPSI Kota Palembang
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Sempat disebut-sebut diwarnai dualisme, IPSI Kota Palembang secara legal dikantongi Zainuddin ST MT dkk, yang sudah dilantik Ketua Umum Pengprov IPSI Sumsel, H Ishak Mekki di Halaman Parkir DPRD Sumsel, Minggu (15/4).

Zainuddin dkk resmi dilantik dan dibebani target berat sebagai Pengcab yang berdomisili di kota Palembang. Sebab, IPSI Palembang kerap disebut-sebut sebagai barometer pembinaan bagi kabupaten/kota yang ada di Sumsel.

"Kami hanya bisa memberikan beban, tetapi itulah target, sebab Porporv di Lubuk Linggau 2015 lalu, Palembang meraih 6 emas, namun di Porprov Palembang 2017, Palembang hanya mendapatkan 2 emas, maka dibawah kepemimpinan pak Zainuddin diharapkan IPSI Palembang bisa merebut lebih dari 6 emas, di ajang Porprov Prabumulih 2019 nanti," ujar Wakil Ketua Umum KONI Aliyudin Asral.

Sementara itu Zainuddin ST MT mengaku siap menjalankan amanah dan memenuhi target di ajang Porprov Prabumulih.

"Untuk itu kami imbau kepada perguruan yang belum gabung untuk segera gabung di IPSI Palembang, mari kita bangun kota Palembang dan mewujudkan target di Porprov Prabumulih. Menjadikan pesilat kota Palembang bisa bersaing baik di tingkat regional, nasional bahkan internasional," jelasnya.

H IShak Mekki usai melantik IPSI Kota Palembang, didampingi Sekum IPSI Sumsel Darlis, Wakil Ketua Umum, HM Akib MSi mengatakan, Palembang adalah baromter pembinaan, sukses Palembang, sukses juga kabupaten/kota lainnya.

"Mari kita jadikan Pencak Silat sebagai tuan rumah di negeri sendiri, Sumsel dan Palembang khususnya harus menjadi contoh model pembinaan bagi pesilat-pesilat potensial di Indonesia," ujar Ishak Mekki.

Dalam ajang ini dihadiri semua perguruan di kota Palembang.

Dalam kesempatan ini diisi dengan acara ateraksi dari masing-masing perguruan seperti PSHT, Tapak Suci, Merpati Putih yang memecahkan batu dan besi dan khusus Himssi GP yang membuat para hadiri ngeri-ngeri sedap ketika melakukan atraksi ekstrem dengan berbaring di atas pecahan kaca dan botoh yang tampak tajam, namun tidak sedikit pun kakinya terluka.

Penulis: Hendra Kusuma 
Editor: Hendra Kusuma

Sabtu, 14 April 2018

25 Perguruan Silat Tolak Pelantikan Pengurus IPSI Kota Palembang

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Permasalahan dualisme kepengurusan di tubuh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Palembang terus berlanjut. Bahkan, telah beredar undangan pelantikan kepengurusan IPSI Kota Palembang versi Zainuddin, kepada seluruh perguruan pencak silat anggota IPSI Kota Palembang pada Minggu 15 April 2018 nanti.
Terkait hal ini, kepengurusan IPSI Kota Palembang versi M Wiratama Yudha ST, yang mewakili 25 perguruan pencak silat yang tergabung dalam IPSI Kota Palembang, menyatakan sikap keberatan dan penolakannya terhadap rencana pelantikan tersebut.
Jafro Sani SH, juru bicara dari 25 perguruan menyatakan, bahwa kepengurusan IPSI Kota Palembang versi Zainuddin tidak sah, karena Musyawarah Kota (Muskot) IPSI yang dilaksanakan oleh kubu Zainuddin sebelumnnya tidak quorum dan cacat hukum.
"Sebab Muskot yang mereka gelar hanya dihadiri oleh lima perguruan pencak silat anggota IPSI Kota Palembang, sedangkan total perguruan yang memiliki suara sah berjumlah 30 perguruan," katanya, saat menggelar press rilis di pempek flamboyan, Kamis (12/4/2018).
Sementara, lanjut Jafro Sani, 25 perguruan pencak silat lainnya telah menyatakan dukungan terhadap hasil Muskot IPSI Kota Palembang yang berlangsung di Hotel Princess pada 23 Desember 2017 lalu. Dimana, dalam Muskot tersebut menghasilkan keputusan memilih M Wiratama Yudha ST sebagai ketua IPSI Kota Palembang priode 2018-2022.
"Setiap organisasi termasuk IPSI punya AD/RT, dan kami 25 perguruan pencak silat pemilik suara sah yang tergabung dalam IPSI Kota Palembang, sudah melakukan muskot, dan secara aklamasi terpilih saudara Wiratama Yudha. Hasilnya juga sudah kami laporkan ke IPSI dan diterima," jelasnya.
Artinya, kata dia, kepengurusan versi Wiratama Yudha, sah karena sudah berjalan sesuai dengan AD/ART yang ada di IPSI Kota Palembang atau diikuti oleh 25 perguruan pencak silat anggota IPSI Kota Palembang yang memiliki suara sah.
"Sedangkan Muskot tandingan versi Zainuddin, hanya dihadiri oleh lima perguruan saja. Seharusnya kalau berdasar AD/ART itu tidak sah, harus setengah plus satu yang hadir, tapi tetap disahkan," bebernya.
Untuk itulah, 25 perguruan pencak silat IPSI Kota Palembang, meminta KONI Provinsi Sumsel dan Kota Palembang beserta Pengurus Besar (PB) IPSI, dapat memberikan pembinaan dan solusi demi kemajuan olahraga pencak silat di Sumsel dan Kota Palembang khususnya.
"Karena banyak hal menurut kami yang salah, dan Pengda IPSI tidak melakukan pembinaan. Maka dari itu, pada hari ini kami kembali sampaikan kepeda pemerintah yang terkait dan masyarakat, bahwa kami menolak kepengurusan IPSI yang hanya didukung oleh lima perguruan versi Zainuddin. Hal ini sama saja telah mengebiri hak-hak anggota IPSI, dalam hal ini perguruan," tegasnya.
Menurut dia, jika kesalahan ini tidak dilawan, maka dapat mengikis jumlah perguruan silat di Sumsel yang notabennya sebagai warisan budaya.
"Kalau ini tidak dilawan dan dibiarkan, maka perguruan akan habis, budaya bangsa juga habis. Makanya dengan ini kami kompak menolak Pengda IPSI yang akan mengesahkan dan melantik kepengurusan IPSI Kota Palembang versi Zainuddin yang hanya hanya didukung oleh lima perguruan tersebut," tegasnya lagi.
Sementara itu, H Fahlevi Maizano SH MH, Ketua Perguruan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS PI) Kera Sakti, dalam surat pernyataannya Nomor: 032/Q/IKS.Cab/IV/2018, menyatakan penolakan terkait penunjukan dirinya sebagai Majelis Pakar dalam struktur kepengurusan versi H Zainuddin ST.
“Berdasarkan surat No. Skep.022/IPSI-SS/III/2018 tertanggal 1 Maret 2018 tentang komposisi struktur organisasi perguruan IPSI Kota Palembang yang diketuai H Zainuddin ST, dengan ini saya menyatakan TIDAK BERSEDIA ditunjuk sebagai Majelis Pakar yang dimaksud dalam SK tersebut. Karena saya tidak pernah diminta persetujuan serta hal tersebut tidak sejalan dan bertentangan dengan prinsip demokrasi pemilik sah suara hak 25 perguruan anggota IPSI Kota Palembang, dimana sebelumnya dengan kesepakatan bersama Muskot IPSI Kota Palembang tertanggal 23 Desember 2017 di hotel Princess Palembang, yang memilih secara aklamasi saudara M Wiratama Yudha ST sebagai Ketua IPSI Kota Palembang periode 2018-2022,” bunyi isi surat pernyataan H Fahlevi Maizoni SH MH.

Senin, 09 April 2018

Pelatihan Pencak Silat Sammaniyah Kuntau Palembang

Sumber : Youtube 

Pencak Silat / Kuntau Palembang yang di dirikan oleh Ustad Kemas Andi Syarifudin yang sekaligus merupakan pengasuh majelis ratib samman yang rutin di laksanakan pada setiap malam Rabu di masjid Agung SMB II Palembang.


Kamis, 05 April 2018

IPSI Palembang Show Off dan Gelar Latihan Bersama Persiapan Pelantikan

IPSI Palembang Show Off dan Gelar Latihan Bersama Persiapan Pelantikan
Ketua Umum Pengcab IPSI Kota Palembang, H Zainuddin ST MT bersama Sekum IPSI Sumsel Darlis, serta jajaran memberikan arahan kepada para pesilat perwakilan dari seluruh perguruan di kota Palembang, dalam latihan bersama, Minggu (1/3). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Menjelang pelantikan, IPSI Palembang menggalakkan latihan bersama antar perguruan di Palembang, demi mempererat silaturahmi dan meningkatkan pembinaan dan target prestasi.

"Ini persiapan penaltikan seluruhnya, merupakan gerakan bersama seluruh perguruan IPSI di Palembang, demi memasyarakatkan bahwa IPSI Palembang sudah terbentuk," ujar Ketua Umum IPSI Kota Palembang Zainuddin ST MT.

Dia mengimbau seluruh pengurus perguruan mari bersatu, jangan terpengaruh kegiatan organisasi selain IPSI atau forum dan lainnya.

"Selain IPSI Kota Palembang, jika ada forum atau lainnya itu illegal, mari bergabung dengan IPSI Palembang. Kami tak menghalangi anggota untuk bersatu mendukung Asian Games. Namun harus sepengetahuan IPSI Palembang. Jika tidak maka forum atau kegiatan itu bukan agenda IPSI," ujar Zainuddin.

Selanjutnya, IPSI Kota Palembang bergerak cepat menggelar pelantikan dan raker menyiapkan agenda latihan bersama dan kejuaraan se-kota Palembang.

"Karena kita harus bergerak cepat, menyiapkan pembinaan secara tepat sasaran dan terarah, sebagaimana dijelas KONI Palembang, bahwa di Porporv 2017 lalu, prestasi pencak silat menurun, itu yang menjadi PR bersama, kita bergerak cepat meningkatan prestasi, karena Palembang barometer pembinaan," ujarnya.

Sekum IPSI Sumsel, Darlis menambahkan, IPSI Palembang dibawah kepemimpinan Zainuddin ST MT IPSI yang sah, karena di SK-kan Ketua Umum IPSI Sumsel H Ishak Mekki.
"Dan IPSI Sumsel mengesahkan kepengurusan itu berdasarkan rekomendasi dari KONI Sumsel, pengakuan keanggota dari KONI Kota Palembang," ujar Darlis. Dia berharap seluruh perguruan pencak silat kota Palembang tak lagi pro kontra

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma

Jumat, 02 Maret 2018

Gubernur Terima Audiensi Pengurus dan Anggota IPSI Kota Palembang

Gubernur Terima Audiensi Pengurus dan Anggota  IPSI Kota Palembang - 1-Audiensi_IPSI_Palembang.jpg
Palembang - Gubernur Sumsel Alex Noerdin menerima audiensi sejumlah pengurus dan anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Palembang di Ruang Rapat Gubernur, Kamis (1/3). 
Menurut Alex Noerdin pihaknya menyambut baik niat dan semangat IPSI mendukung perhelatan olahraga Asian Games ke XVIII yang tinggal 170 hari lagi. Support yang bisa diberikan dikatakan Alex bisa dengan banyak hal termasuk dengan menjaga keamanan dan kondusifitas di daerah sekitar. Sehingga status zero conflitct yang sudah terkenal di Sumsel bisa terus dipertahankan.
"Masih banyak informasi soal Asian Games yang belum diketahui masyarakat. Makanya ininperlu disosialisasikan. Untuk itu kami undang IPSI untuk ikut sosialisasi sehingga Asian Games makin bergema di Sumsel," jelas Alex.
Lebih jauh pelopor sekolah gratis ini mengatakan wajar jika masyarakat perlu tahu tentang Asian Games serta manafaatnya. Apalagi tidak mudah bagi suatu daerah untuk mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah perhelatan akbar tersebut.
Gubernur Terima Audiensi Pengurus dan Anggota  IPSI Kota Palembang - 3-Audiensi_IPSI_Palembang.jpg
"Asian Games ini kebanggaan Sumsel. Kita bisa jadi tuan rumah itu bukan diberikan cuma-cuma tapi kita berjuang memperebutkannya. Kita sudah mulai siapkan dari lama mulai ISG, Asian University Games dan lain-lainnya sampai akhirnya kita dipercaya jadi tuan rumah," ujarnya.
Sementara itu Ketua IPSI Kota Palembang melalui Sekretarisnya, Jafro Sani menjelaskan bahwa pihaknya mewadahi 26 perguruan pencak silat di Sumsel. Dari perguruan itu anggita yang aktif diperkirakan mencaoai 10.000.
"Kami hadir untuk membina mental dan sipiritual generasi muda di Sumsel. Karena itu dengan adanya gelaran Asian Games kami berharap ikut dilibatkan. Sebab silat merupakan olahraga yang menjadi ciri khas di Indonesia termasuk Sumsel," jelasnya.
Gubernur Terima Audiensi Pengurus dan Anggota  IPSI Kota Palembang - 6-Audiensi_IPSI_Palembang.jpg
Dikatakan Jafro, support yang dapat mereka lakukan bisa dalam bentuk penyambutan tamu berupa aksi pencak silat. Selain memberdayakan dengan dan pembinaan anggotanya, cara ini juga sekaligus mengenalkan budaya asli Sumsel dan Indonesia.
"Bisa juga dalam bidang keamanan, kita siap support. Atau penyambutan para atlet dengan pencak silat," pungkasnya.
Gubernur Terima Audiensi Pengurus dan Anggota  IPSI Kota Palembang - 7-Audiensi_IPSI_Palembang.jpg
Selain Gubernur Sumsel, audiensi tersebut juga dihadiri  Plh. Kaban. Kesbangpol. Prov. Sumsel, Kepala Dinas Pemuda & Olahraga Prov. Sumsel/Mewakili, Karo Kesra, Karo umum & Perlengkapan, Karo Humas & Protokol.

Pencak Silat Bintang Pamungkas Palembang





Video by : youtube

Pencak silat Bintang Pamungkas yang berlokasi di kawasan tegal binagun Palembang

Selasa, 13 Februari 2018

Tolak Penetapan SK Karateker, IPSI Palembang : Itu Otoriter

Tolak Penetapan SK Karateker, IPSI Palembang : Itu Otoriter
Pengurus IPSI Palembang menyatakan penolakan pada Pengprov /RMOLSUMSEL
RMOL.Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) wilayah Kota Palembang secara terang-terangan menyatakan penolakan terhadap keputusan sepihak penetapan SK Karateker oleh Wakil Gubernur H. Ishak Mekki sekaligus Pengurus Provinsi (Pengprov). Pasalnya, para pengurus IPSI kota menganggap SK Karateker  tidak jelas.

Disampaikan Japro Sani, SH selaku juru bicara yang mewakili 25 perguruan silat di Kota Palembang,  ditetapkannya anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Zainudin sebagai ketua IPSI Periode 2018-2012 tidak sah, karena tidak sesuai dengan AD/ART daripada IPSI itu sendiri.

"Jadi, kita sangat menolak hal itu, karena sebelumnya hasil musyawarah yang dihadiri oleh 25 perguruan sebagai pemilik sah suara dari 29 Keanggotaan,  IPSI Kota Palembang secara aklamasi serta sah meminta saudara Wiratama Yudha, ST sebagai ketua terpilih," ungkap Jafro Sani SH, didampingi 25 perwakilan dari perguruan silat Kota Palembang dalam kegiatan Press Conference di Hotel Classie, Sabtu (11/2) malam.

Japro juga menyampaikan, terkait SK Karateker tersebut, berarti pihak Pengprov IPSI Provinsi Sumsel secara otoriter atau memaksakan kehendak dengan menyamakan organisasi IPSI sebagai perusahaan,  yang bisa sekehendak hati mengambil langkah-langkah untuk dapat menguasai dan mengendalikan organisasi tersebut.

"Maka, kami secara terang menegaskan kalau kami tidak menerima dan tidak mau tunduk atas sikap otoriter tersebut. Maka, kami atas nama kepengurusan IPSI Kota Palembang dan perguruan-perguruan yang tergabung sepakat tidak akan tunduk dan patuh pada Pengprov IPSI Provinsi Sumsel," tandasnya.

Berikut nama-nama perguruan silat yang menyatakan sikap dalam konferensi pers:

1. Naga Mas
2. Fisabilillah
3. Persinas Asad
4. Rajawali Putih
5. Jayapraja Cidomas
6. Tegal Kunir Sakti
7. Jatayu
8. Lebah sakti
9. Sialang agung
10. Tiga Seketi 
11. Harimau Mas 
12. Dikapasita
13. MPW
14. HIMSSI
15. Satria Mandiri
16. IKS Pl Kera Sakti
17. Tanjakan Indonesia
18. Tunas Harapan
19. Kateda
20. Beksi Belibis Putih
21. GMP
22. Bintang Selatan
23. Maung Bodas
24. Macan Putih

[sri/Sandy]

------------------------------------------------------------------------------------------------------


25 Perguruan Tolak Muskot IPSI Palembang


JUMPA PERS: 25 Perguruan pemilik suara sah IPSI Palembang gelar jumpa pers di Hotel Classie, Minggu malam (11/2). Foto: Anhar/Sumatera Ekspres


Sumeks - Palembang Indonesia (IPSI) Palembang menolak Musyawarah Kota (Muskot) IPSI Palembang yang dilaksanakan Pengda IPSI Sumsel, di Hotel Swarna Dwipa, 10 Februari lalu.

“Karena musyawarah hanya dapat dilakukan jika pemilik suara sah kuorum 1/2 + 1 dari jumlah anggota yang terdaftar secara sah di IPSI Palembang,”ujar Jafro Sani SH, selaku juru bicara perwakilan 25 perguruan di Hotel Classie, Minggu malam (11/2).
Dijelaskan, 25 perguruan selaku pemilik sah dari 29 keanggotaan IPSI Palembang telah memilih secara aklamasi Wiratama Yudha ST dalam Muskot pada 23 Desember 2017.
“Dan ini sudah dilaporkan ke Ketum Pengda IPSI Sumsel H Ishak Mekki,”jelasnya.
Lalu, 21 perguruan melaksanakan raker pada 10 Februari di Hotel Princess intinya menolak Muskot di Swarna Dwipa.
Masalah ini berawal saat Pengprov IPSI Sumsel mengeluarkan SK Karetaker pada H Akib pada 12 November 2017 untuk bentuk panitia Muskot. Malahan Muskot memilih Zainuddin sebagai ketua IPSI Palembang di Swarna Dwipa.
Hal inilah yang ditolak 25 perguruan karena selaku pemilik sah suara malah diabaikan.

“Pengprov IPSI Sumsel tak lakukan pembinaan terhadap kami selaku pemilik sah suara di IPSI Palembang,”tukasnya.(roz)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...