CANTUMKAN SUMBERNYA JIKA MENGGUNAKAN GAMBAR ATAU ARTIKEL DARI BLOG INI - HORMATI HAK CIPTA ORANG LAIN.

Sabtu, 21 April 2018

Jumat, 20 April 2018

Lantik IPSI Kota Palembang, Ishak Mekki Minta Zainuddin cs Jadikan Palembang Barometer Pembinaan

Lantik IPSI Kota Palembang, Ishak Mekki Minta Zainuddin cs Jadikan Palembang Barometer Pembinaan
Ketua IPSI Sumsel, H Ishak Mekki menyerahkan bendera kepada Zainuddin ST MT, Ketua IPSI Kota Palembang
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Sempat disebut-sebut diwarnai dualisme, IPSI Kota Palembang secara legal dikantongi Zainuddin ST MT dkk, yang sudah dilantik Ketua Umum Pengprov IPSI Sumsel, H Ishak Mekki di Halaman Parkir DPRD Sumsel, Minggu (15/4).

Zainuddin dkk resmi dilantik dan dibebani target berat sebagai Pengcab yang berdomisili di kota Palembang. Sebab, IPSI Palembang kerap disebut-sebut sebagai barometer pembinaan bagi kabupaten/kota yang ada di Sumsel.

"Kami hanya bisa memberikan beban, tetapi itulah target, sebab Porporv di Lubuk Linggau 2015 lalu, Palembang meraih 6 emas, namun di Porprov Palembang 2017, Palembang hanya mendapatkan 2 emas, maka dibawah kepemimpinan pak Zainuddin diharapkan IPSI Palembang bisa merebut lebih dari 6 emas, di ajang Porprov Prabumulih 2019 nanti," ujar Wakil Ketua Umum KONI Aliyudin Asral.

Sementara itu Zainuddin ST MT mengaku siap menjalankan amanah dan memenuhi target di ajang Porprov Prabumulih.

"Untuk itu kami imbau kepada perguruan yang belum gabung untuk segera gabung di IPSI Palembang, mari kita bangun kota Palembang dan mewujudkan target di Porprov Prabumulih. Menjadikan pesilat kota Palembang bisa bersaing baik di tingkat regional, nasional bahkan internasional," jelasnya.

H IShak Mekki usai melantik IPSI Kota Palembang, didampingi Sekum IPSI Sumsel Darlis, Wakil Ketua Umum, HM Akib MSi mengatakan, Palembang adalah baromter pembinaan, sukses Palembang, sukses juga kabupaten/kota lainnya.

"Mari kita jadikan Pencak Silat sebagai tuan rumah di negeri sendiri, Sumsel dan Palembang khususnya harus menjadi contoh model pembinaan bagi pesilat-pesilat potensial di Indonesia," ujar Ishak Mekki.

Dalam ajang ini dihadiri semua perguruan di kota Palembang.

Dalam kesempatan ini diisi dengan acara ateraksi dari masing-masing perguruan seperti PSHT, Tapak Suci, Merpati Putih yang memecahkan batu dan besi dan khusus Himssi GP yang membuat para hadiri ngeri-ngeri sedap ketika melakukan atraksi ekstrem dengan berbaring di atas pecahan kaca dan botoh yang tampak tajam, namun tidak sedikit pun kakinya terluka.

Penulis: Hendra Kusuma 
Editor: Hendra Kusuma

Sabtu, 14 April 2018

25 Perguruan Silat Tolak Pelantikan Pengurus IPSI Kota Palembang

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Permasalahan dualisme kepengurusan di tubuh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Palembang terus berlanjut. Bahkan, telah beredar undangan pelantikan kepengurusan IPSI Kota Palembang versi Zainuddin, kepada seluruh perguruan pencak silat anggota IPSI Kota Palembang pada Minggu 15 April 2018 nanti.
Terkait hal ini, kepengurusan IPSI Kota Palembang versi M Wiratama Yudha ST, yang mewakili 25 perguruan pencak silat yang tergabung dalam IPSI Kota Palembang, menyatakan sikap keberatan dan penolakannya terhadap rencana pelantikan tersebut.
Jafro Sani SH, juru bicara dari 25 perguruan menyatakan, bahwa kepengurusan IPSI Kota Palembang versi Zainuddin tidak sah, karena Musyawarah Kota (Muskot) IPSI yang dilaksanakan oleh kubu Zainuddin sebelumnnya tidak quorum dan cacat hukum.
"Sebab Muskot yang mereka gelar hanya dihadiri oleh lima perguruan pencak silat anggota IPSI Kota Palembang, sedangkan total perguruan yang memiliki suara sah berjumlah 30 perguruan," katanya, saat menggelar press rilis di pempek flamboyan, Kamis (12/4/2018).
Sementara, lanjut Jafro Sani, 25 perguruan pencak silat lainnya telah menyatakan dukungan terhadap hasil Muskot IPSI Kota Palembang yang berlangsung di Hotel Princess pada 23 Desember 2017 lalu. Dimana, dalam Muskot tersebut menghasilkan keputusan memilih M Wiratama Yudha ST sebagai ketua IPSI Kota Palembang priode 2018-2022.
"Setiap organisasi termasuk IPSI punya AD/RT, dan kami 25 perguruan pencak silat pemilik suara sah yang tergabung dalam IPSI Kota Palembang, sudah melakukan muskot, dan secara aklamasi terpilih saudara Wiratama Yudha. Hasilnya juga sudah kami laporkan ke IPSI dan diterima," jelasnya.
Artinya, kata dia, kepengurusan versi Wiratama Yudha, sah karena sudah berjalan sesuai dengan AD/ART yang ada di IPSI Kota Palembang atau diikuti oleh 25 perguruan pencak silat anggota IPSI Kota Palembang yang memiliki suara sah.
"Sedangkan Muskot tandingan versi Zainuddin, hanya dihadiri oleh lima perguruan saja. Seharusnya kalau berdasar AD/ART itu tidak sah, harus setengah plus satu yang hadir, tapi tetap disahkan," bebernya.
Untuk itulah, 25 perguruan pencak silat IPSI Kota Palembang, meminta KONI Provinsi Sumsel dan Kota Palembang beserta Pengurus Besar (PB) IPSI, dapat memberikan pembinaan dan solusi demi kemajuan olahraga pencak silat di Sumsel dan Kota Palembang khususnya.
"Karena banyak hal menurut kami yang salah, dan Pengda IPSI tidak melakukan pembinaan. Maka dari itu, pada hari ini kami kembali sampaikan kepeda pemerintah yang terkait dan masyarakat, bahwa kami menolak kepengurusan IPSI yang hanya didukung oleh lima perguruan versi Zainuddin. Hal ini sama saja telah mengebiri hak-hak anggota IPSI, dalam hal ini perguruan," tegasnya.
Menurut dia, jika kesalahan ini tidak dilawan, maka dapat mengikis jumlah perguruan silat di Sumsel yang notabennya sebagai warisan budaya.
"Kalau ini tidak dilawan dan dibiarkan, maka perguruan akan habis, budaya bangsa juga habis. Makanya dengan ini kami kompak menolak Pengda IPSI yang akan mengesahkan dan melantik kepengurusan IPSI Kota Palembang versi Zainuddin yang hanya hanya didukung oleh lima perguruan tersebut," tegasnya lagi.
Sementara itu, H Fahlevi Maizano SH MH, Ketua Perguruan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS PI) Kera Sakti, dalam surat pernyataannya Nomor: 032/Q/IKS.Cab/IV/2018, menyatakan penolakan terkait penunjukan dirinya sebagai Majelis Pakar dalam struktur kepengurusan versi H Zainuddin ST.
“Berdasarkan surat No. Skep.022/IPSI-SS/III/2018 tertanggal 1 Maret 2018 tentang komposisi struktur organisasi perguruan IPSI Kota Palembang yang diketuai H Zainuddin ST, dengan ini saya menyatakan TIDAK BERSEDIA ditunjuk sebagai Majelis Pakar yang dimaksud dalam SK tersebut. Karena saya tidak pernah diminta persetujuan serta hal tersebut tidak sejalan dan bertentangan dengan prinsip demokrasi pemilik sah suara hak 25 perguruan anggota IPSI Kota Palembang, dimana sebelumnya dengan kesepakatan bersama Muskot IPSI Kota Palembang tertanggal 23 Desember 2017 di hotel Princess Palembang, yang memilih secara aklamasi saudara M Wiratama Yudha ST sebagai Ketua IPSI Kota Palembang periode 2018-2022,” bunyi isi surat pernyataan H Fahlevi Maizoni SH MH.

Senin, 09 April 2018

Pelatihan Pencak Silat Sammaniyah Kuntau Palembang

Sumber : Youtube 

Pencak Silat / Kuntau Palembang yang di dirikan oleh Ustad Kemas Andi Syarifudin yang sekaligus merupakan pengasuh majelis ratib samman yang rutin di laksanakan pada setiap malam Rabu di masjid Agung SMB II Palembang.


Kamis, 05 April 2018

IPSI Palembang Show Off dan Gelar Latihan Bersama Persiapan Pelantikan

IPSI Palembang Show Off dan Gelar Latihan Bersama Persiapan Pelantikan
Ketua Umum Pengcab IPSI Kota Palembang, H Zainuddin ST MT bersama Sekum IPSI Sumsel Darlis, serta jajaran memberikan arahan kepada para pesilat perwakilan dari seluruh perguruan di kota Palembang, dalam latihan bersama, Minggu (1/3). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Menjelang pelantikan, IPSI Palembang menggalakkan latihan bersama antar perguruan di Palembang, demi mempererat silaturahmi dan meningkatkan pembinaan dan target prestasi.

"Ini persiapan penaltikan seluruhnya, merupakan gerakan bersama seluruh perguruan IPSI di Palembang, demi memasyarakatkan bahwa IPSI Palembang sudah terbentuk," ujar Ketua Umum IPSI Kota Palembang Zainuddin ST MT.

Dia mengimbau seluruh pengurus perguruan mari bersatu, jangan terpengaruh kegiatan organisasi selain IPSI atau forum dan lainnya.

"Selain IPSI Kota Palembang, jika ada forum atau lainnya itu illegal, mari bergabung dengan IPSI Palembang. Kami tak menghalangi anggota untuk bersatu mendukung Asian Games. Namun harus sepengetahuan IPSI Palembang. Jika tidak maka forum atau kegiatan itu bukan agenda IPSI," ujar Zainuddin.

Selanjutnya, IPSI Kota Palembang bergerak cepat menggelar pelantikan dan raker menyiapkan agenda latihan bersama dan kejuaraan se-kota Palembang.

"Karena kita harus bergerak cepat, menyiapkan pembinaan secara tepat sasaran dan terarah, sebagaimana dijelas KONI Palembang, bahwa di Porporv 2017 lalu, prestasi pencak silat menurun, itu yang menjadi PR bersama, kita bergerak cepat meningkatan prestasi, karena Palembang barometer pembinaan," ujarnya.

Sekum IPSI Sumsel, Darlis menambahkan, IPSI Palembang dibawah kepemimpinan Zainuddin ST MT IPSI yang sah, karena di SK-kan Ketua Umum IPSI Sumsel H Ishak Mekki.
"Dan IPSI Sumsel mengesahkan kepengurusan itu berdasarkan rekomendasi dari KONI Sumsel, pengakuan keanggota dari KONI Kota Palembang," ujar Darlis. Dia berharap seluruh perguruan pencak silat kota Palembang tak lagi pro kontra

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...